alexametrics
Sabtu, 04 Jul 2020
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Pemkab Jombang dan Sejumlah Ormas Sepakat Salat Id di Rumah Saja

20 Mei 2020, 16: 12: 39 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Bupati Jombang Mundjidah Wahab memberikan keterangan pers di pendapa beberapa waktu lalu.

Bupati Jombang Mundjidah Wahab memberikan keterangan pers di pendapa beberapa waktu lalu. (Wenny Rosalina/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Masih dalam suasana pandemi Covid-19, pelaksanaan salat Idul Fitri tahun ini cukup di rumah saja. Termasuk semarak takbir keliling juga ditiadakan. Menyusul kesepakatan bersama yang ditandatangani bupati, wabup, jajaran Forkopimda dan sejumlah elemen masyarakat.

“Ya benar, kemarin sudah disepakati bersama, dan ditandatangani secara resmi,” ungkap Akhmad Jazuli, Sekda Jombang. Kesepakatan bersama itu ditandatangani bupati, wakil bupati, ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Kajari, ketua Takmir Masjid Agung Baitul Mukminin, MUI, ketua PCNU, Ketua PD Muhammadiyah, Kepala Kantor Kemenag, dan Ketua DPD LDII Jombang.

Dalam surat itu disepakati jika tidak ada takbir keliling baik menggunakan mobil atau jalan kaki. Takbiran dilakukan dengan pengeras suara dan hanya beberapa orang saja yang berada di dalam masjid atau musala.

Sebagai pengganti, salat Idul Fitri disarankan dilakukan di rumah dengan keluarga. “Kita tidak merekomendasikan salat Id di masjid. Jadi  dilakukan di rumah masing-masing,” tambahnya. Tidak hanya itu, silaturahmi, kunjungan ke sanak saudara yang biasanya dilakukan pada hari raya Idul Fitri juga tidak diperkenankan.

Silaturahmi ke kantor-kantor juga tidak diadakan. Untuk bermaaf-maafan disarankan cukup menggunakan media sosial seperti video call. Karena itulah guna menertibkan tradisi silaturahmi ke rumah warga ini  tim desa diperintahkan tangguh agar bisa mengendalikan kunjungan dari luar.

“Termasuk memerintahkan gugus tugas di desa untuk mengawasi tamu yang masuk,” jelasnya. Selain itu, tempat wisata juga ditutup total selama pandemi. “Dengan aturan seperti ini kita berharap agar sebaran Covid-19 tidak semakin meluas,” pungkas Jazuli.

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia