alexametrics
Sabtu, 06 Jun 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Pasien Covid-19 di Jombang Terus Naik; Tambah Satu Positif, Tiga PDP

19 Mei 2020, 20: 45: 52 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Humas Gugus Tugas Penanganan Percepatan (Gugas PP) Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno.

Humas Gugus Tugas Penanganan Percepatan (Gugas PP) Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno. (Achmad RW/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Jombang terus mengalami kenaikan. Hari ini (19/5) warga Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, berinisial S, laki-laki, usia 55 tahun, dinyatakan terkonfirmasi positif. 

“Informasi yang kami terima dia adalah seorang karyawan toko di Pasar Kapasan Surabaya,” ujar Humas Gugus Tugas Penanganan Percepatan (Gugas PP) Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno.

Budi sendiri masih belum bisa merinci riwayat pasien tersebut. “Kami belum dapat info lebih lanjut,” tambahnya. Namun dari keterangan dalam laman resmi covid19.jombangkab.go.id yang terpantau pukul 17.00 WIB, satu pasien tersebut saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah.

Dengan tambahan satu pasien ini, total terkonfirmasi Covid-19 di Jombang ada 25 orang. Dengan rincian tiga orang menunggu hasil swab negatif kedua, tiga isolasi mandiri, 16 isolasi di rumah sakit, dua orang dinyatakan sembuh total, dan satu pasien meninggal dunia.

Tak hanya pasien positif Covid-19 yang bertambah, hari ini juga ada tiga penambahan pasien dalam pengawasan (PDP) baru. Ketiganya adalah MS, laki-laki, usia 64 tahun, dari Kecamatan Ngoro, pekerjaan pegawai swasta.

Kemudian disusul M, laki-laki, usia 43 tahun, dari Kecamatan Kabuh, pekerjaan karyawan Sidoarjo. PDP ketiga yaitu S, laki-laki, usia 60 tahun, dari Kecamatan Sumobito, penjual keliling di Surabaya.

“Secara kumulatif ada 21 orang. Dari 21 orang itu 3 orang selesai pemantauan, 4 orang isolasi mandiri, 5 meninggal dunia, 8 masih menjalani MRS di RSUD serta 1 orang menjalani isolasi mandiri di RSK Mojowarno,” bebernya.

Budi juga menyampaikan perkembangan data ODR dan ODP. Untuk ODR, di Jombang sendiri ada 11.782 per hari ini. “Ada penambahan 142 orang dari jumlah sebelumnya 11.640 orang,” tambah dia.

Sedangkan perkembangan orang dalam pemantauan (ODP) secara kumulatif ada 635 orang. Dengan rincian 606 orang dengan kondisi sehat dan tiga orang meninggal, serta 26 orang masih dalam tahap pemantauan.

“Dari jumlah ODP sampai dengan hari ini ada pengurangan 1 orang. Hal ini dikarenakan 1 orang ODP tersebut naik status menjadi PDP,” pungkasnya.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia