alexametrics
Senin, 13 Jul 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

BLT Dana Desa Belum Cair, Warga Desa Pacarpeluk Megaluh Mulai Gabut

19 Mei 2020, 14: 27: 54 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: Data penerima bantuan sosial.

ILUSTRASI: Data penerima bantuan sosial. (Azmy Endiyana Z/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Pencairan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa (DD) di Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang jadi rasan-rasan warga. Itu setelah hingga kemarin (18/5), bantuan belum dicairkan.

“Di sini sampai sekarang belum ada bantuan yang Rp 600 ribu. Kayaknya kok lama,” kata Sc, salah seorang warga kemarin (18/5). Dia pun makin bertanya-tanya, sebab bantuan sama di desa lain sudah dibagikan. “Setahu saya desa-desa lain sudah, di sini kok lama. Kurang tahu kenapa, memang ada masalah atau bagaimana,” imbuh wanita ini.

Padahal adanya Covid-19 ini berdampak pada usahanya. “Ya mau bagaimana lagi, sekarang sepi. Nggak ada pesanan,” tutur dia. Kendati begitu, sebelumnya pihak desa sudah ada penyaluran bantuan sebesar Rp 200.000. “Kemarin yang baru dibagikan 200 ribu tetangga saya dapat. Kalau saya tidak dapat,” sambung dia.

Informasi yang dia terima, warga tetap menerima bantuan. Namun diminta untuk menunggu. “Katanya kemarin disampaikan disuruh menunggu, bantuannya dibagi rata. Yang tua-tua dulu dapat 200 ribu, kayak saya mungkin nanti,” ungkap dia.

Itu setelah adanya undangan dari desa yang dia terima. “Habis tarawih (tadi malam) disuruh kumpul di balai desa. Kurang tahu untuk apa, mungkin buat bantuan yang 600 ribu,” ungkap dia.

Ungkapan senada disampaikan Zf, warga lain yang menyebut BLT DD belum dibagikan. “Saya belum dapat kalau bantuan dari DD. Nggak tahu, mungkin tidak dihitung yang terdampak,” sambung wanita yang memiliki usaha makanan ringan ini.

Sejauh ini pihaknya hanya bisa menunggu. Setelah sebelumnya, pendataan juga tidak termasuk. “Kurang tahu pendataannya kemarin bagaimana. Soalnya tidak datang ke rumah,” pungkas dia.

Hingga berita ini ditulis, Bambang Suirman Kades Pacarpeluk, belum bisa dikonfirmasi. Dihubungi melalui sambungan selulernya, hanya terdengar nada sambung masuk. Tapi tidak diangkat. Begitu pula upaya melalui pesan WhatsApp belum ada balasan.

Dana Sudah Terpakai, Gunakan Dana Talangan

TERPISAH Eka Yulianto Camat Megaluh mengakui adanya keterlambatan penyaluran BLT DD di Desa Pacarpeluk. Sehingga hingga kemarin (18/5) bantuan belum bisa dicairkan.

“Jadi di Megaluh hampir tuntas, tinggal Pacarpeluk saja. Mungkin besok (hari ini),” katanya dikonfirmasi. Dijelaskan, permasalahan keterlambatan itu lantaran dana tersebut sudah dipakai untuk kegiatan desa. Sehingga berdampak pada penyaluran BLT DD.

“Jadi begini, pada saat sebelum ada Covid-19 ini Pacarpeluk cair paling awal di tahap pertama. Kegiatan saat itu sudah berjalan, baik kelembagaan maupun kegiatan fisik,” imbuh dia.

Ditengah perjalanan, lanjut Eka, disebut ada pandemi Covid-19. “Dana waktu itu sudah terserap untuk kegiatan. Ya desa sendiri tidak menyangka, akhirnya mengharapkan DD tahap dua,” ungkap Eka.

Setelah itu pihak desa melakukan koordinasi dengan DPMD Jombang. “Harapannya bisa tahap kedua. Konfirmasi ke DPD tahap dua baru bisa dilaksanakan Rabu. Sedangkan di Bank Jombang sendiri Rabu sudah tidak bisa melaksanakan pelayanan,” terang dia.

Akhirnya pihak desa bersama dengan DPMD Jombang mengambil langkah. “Untuk mengambil satu kebijakan. Atas dasar izin kepala DPMD bisa nalangi dulu,” terang dia.

Untuk itu pencairan BLT DD pun akhirnya telat. Dan pencairan bisa dilanjutkan, lantaran memakai dana talangan. Sayang, Eka tak bisa menyebut baik nominal maupun penerima bantuan di desa itu. “Íntinya ini inisiatif pak kades memakai dana talangan,” pungkas Eka.

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia