alexametrics
Sabtu, 06 Jun 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Tak Physical Distancing, Swalayan di Tunggorono Disemprit Satpol PP

18 Mei 2020, 13: 59: 57 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Petugas Satpol PP Jombang mendatangi salah satu swalayan di Jl Yos Sudarso, Desa Tunggorono, Kabupaten Jombang.

Petugas Satpol PP Jombang mendatangi salah satu swalayan di Jl Yos Sudarso, Desa Tunggorono, Kabupaten Jombang. (Azmy Endiyana Z/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Jelang lebaran, aktivitas sejumlah swalayan di Jombang mendapat perhatian serius petugas. Untuk menghindari terjadinya kerumunan warga, pihak swalayan diminta menerapkan physical distancing.

Seperti kegiatan yang dilakukan petugas satpol PP Jombang Jumat (17/5) kemarin. petugas mendatangi salah satu swalayan di Jl Yos Sudarso, Desa Tunggorono, Kabupaten Jombang.

Sebab, petugas mendapat banyak laporan warga terkait aktivitas para pengunjung swalayan yang ramai, hingga bergerombol. “Kita tindaklanjuti ke lokasi, kita imbau pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan. Seperti, memakai masker dan juga cuci tangan sebelum dan sesudah berbelanja. Mengingat pihak toko telah menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk,” bebernya.

Salah satu potensi terjadinya antrean di loket pembayaran. Di sana ditemukan sejumlah pengunjung yang masih berkurumun pada saat mengantre untuk transaksi pembayaran di kasir.

“Tadinya saya ingin bertemu dengan pihak manajemen akan tetapi tidak ada di tempat. Akhirnya kami sampaikan ke satpam agar lebih memperketat physical distancing. Dengan demikian, tidak sampai adanya penumpukkan pengunjung. Jadi pengunjung dibuat model antrean dengan tetap menjaga jarak,” katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga berencana memanggil pihak manajemen swalayan, sehingga hal ini menjadi perhatian serius. Apabila, peringatan ini diabaikan maka akan ada tindakan tegas nantinya. “Kalau nanti tidak diindahkan tentu akan ada peringatan hingga penutupan. Pastinya kami akan sampaikan ke pimpinan,” ungkapnya.

Tidak hanya swalayan, pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan kegiatan-kegiatan yang berpotensi mengundang kerumunan selama pandemi korona.

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia