alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Sopir Pribadi Asal Desa Keras Masuk Daftar Positif Covid ke 23 Jombang

18 Mei 2020, 13: 36: 08 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Wahyu Sri Harini, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang

Wahyu Sri Harini, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jombang terus bertambah. Terbaru, warga asal Kecamatan Diwek yang kesehariannya bekerja sebagai sopir pribadi di Surabaya ikut tertular. Pasien ke-23 sudah menjalani perawatan di RS RKZ Surabaya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jombang di laman Covid19.jombangkab.go,id, per 17 Mei 2020 pukul 13.00 WIB kasus positif  Covid-19 di Kabupaten Jombang sebanyak 23 kasus. Jumlah kumulatif Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 643 kasus, sebanyak 18 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Dari table terlihat, tambahan satu kasus positif Covid-19 berasal dari Kecamatan Diwek. ”Dari laporan (yang masuk, Red) luar wilayah,” tulis Wahyu Sri Harini, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang saat dikonfirmasi.

Wahyu menyebut tambahan pasien baru ini merupakan warga Desa Keras, Kecamatan Diwek. Dari data yang dia kantongi, usia pasien sekitar 45 tahun dan sehari-harinya bekerja sebagai sopir pribadi di Surabaya. ”Inisialnya S, sopir pribadi,” lanjutnya.

Wahyu, hingga kemarin tak menjelaskan lebih lanjut bagaimana S bisa tertular Covid-19. Ia hanya menyebut, kemungkinan besar dia tertular dari lokasi kerjanya di Surabaya. ”Surabaya zona merah,” pungkasnya.

Dengan tambahan S, tercatat ada tiga warga Jombang terkonfirmasi positif Covid-19 menjalani perawatan di Surabaya. Sebelumnya, telah ada M, 43, warga Desa/Kecamatan Kabuh dari klaster Sampoerna dirawat di RS Royal, I, 42, warga Desa Sepanyul, Kecamatan Gudo, seorang karyawan pabrik roti yang juga dirawat di RS Royal.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia