alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Bunuh Janda Anak Dua Usai Memperkosa, Kuli Asal Surabaya Dibekuk

18 Mei 2020, 12: 48: 07 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kurang dari 12 jam pengejaran pelaku penganiayaan dan pemerkosaan terhadap SR, 35, berhasil dilakukan polisi. Pelaku berinisial TPS, 29, ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian.

Kurang dari 12 jam pengejaran pelaku penganiayaan dan pemerkosaan terhadap SR, 35, berhasil dilakukan polisi. Pelaku berinisial TPS, 29, ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian. (Achmad RW/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Warga RT 01, RW 04 Dusun/Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno digegerkan penemuan wanita setengah telanjang di atas parit Sabtu (16/5) dengan luka di tubuhnya. Diduga korban penganiayaan dan pemerkosaan.

Korban bernama SR, 35, warga setempat. Meski sempat bertahan, korban akhirnya meninggal di RSUD Jombang. ”Kejadiannya sekira pukul 23.30 WIB, saat ditemukan kondisinya lemas meskipun belum meninggal,” terang Hendi, 38, saksi mata.

Kejadian bermula Sabtu (16/5) malam. Saat itu warga yang sedang berjaga di pos kamling tak jauh dari lokasi kejadian dikejutkan teriakan keras wanita dari arah gudang tak jaug dari minimarket.

Curiga ada yang tidak beres, warga berusaha melakukan penyisiran ke sumber suara. Sontak warga kaget melihat sesosok tubuh perempuan tergolek lemas di atas parit dengan kondisi pakaiannya awut-awutan. ”Posisinya dia setengah telanjang, baju tersingkap ke atas. Ada luka di bagian mulut sama bagian kepala belakang,” lanjutnya.

Warga selanjutnya menghubungi perangkat desa dilanjutkan petugas kepolisian. dibantu warga, petugas mengevakuasi korban ke RSUD Jombang.

Sayang, meski sempat mendapat perawatan, nyawa janda dua anak ini tak tertolong. ”Iya, jadi korban ini akhirnya meninggal dunia saat di RSUD Jombang karena luka yang dideritanya. Proses autopsi sudah dilakukan,” terang Kapolsek Mojowarno AKP Yogas.

Selain melakukan olah TKP, petugas juga sudah mengamankan beberapa saksi untuk diperiksa.

”Kebetulan di situ memang kan ada pekerja bangunan yang membangun rumah di belakang minimarket itu, 6 orang kita amankan dan kita periksa ini tadi,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan awal serta olah TKP, pelaku sebelumnya sempat menyetubuhi korban. ”Dugaan awal begitu, kasusnya sekarang dilimpahkan ke Polres Jombang,” pungkasnya.

Polisi Masih Dalami Motif Pembunuhan

SEMENTARA itu kurang dari 12 jam pengejaran pelaku penganiayaan dan pemerkosaan terhadap SR, 35, berhasil dilakukan polisi. Pelaku berinisial TPS, 29, ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian.

”Terhadap terduga pelaku sudah berhasil kita amankan, masih kita lakukan pemeriksaan intensif di mapolres,” terang Kasatreskrim Polres Jombang Iptu Cristian Kosasih kemarin.

Cristian menambahkan, usai menerima laporan kejadian. Tim gabungan Satreskrim Polres Jombang bersama jajaran Polsek Mojowarno melakukan olah TKP.

Kecurigaan petugas tertuju pada TPS. Pria asal Surabaya yang bekerja sebagai kuli bangunan. ”Kebetulan ikut salah satu proyek bangunan tak jauh dari lokasi,” bebernya.

Sayang saat petugas mendatangi lokasi proyek, pelaku tidak kelihatan batang hidungnya. Petugas terus melakukan pengintaian dan pelacakan keberadaan pelaku. Sekira pukul 09.30 WIB, polisi mendapat informasi pelaku terlihat muncul di Dusun Mojowangi. “Akhirnya berhasil tim dari unit reskrim Polsek Mojowarno, selanjutnya dilimpahkan ke polres,” tegasnya.

Saat ini penyidik masih terus mendalami pemeriksaan terduga pelaku, termasuk mendalami motif kejadian. “Dugaannya, masih mengarah kepada tindak pemerkosaan. Untuk penyebab kematian pastinya, juga motif seluruhnya masih kita dalami,” pungkasnya.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia