alexametrics
Minggu, 05 Jul 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam di Jombang Melambung

18 Mei 2020, 12: 35: 16 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Di Pasar Pon, kenaikan harga signifikan terjadi pada komoditas daging ayam.

Di Pasar Pon, kenaikan harga signifikan terjadi pada komoditas daging ayam. (Azmy Endiyana Z/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Jelang labaran, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional terus merangkak naik. Kenaikan harga signifikan terjadi pada komoditas daging ayam.

Rohmah, salah satu pedagang daging ayam broiler di pasar Pon Jombang mengatakan, kenaikan harga daging ayam secara bertahap. Jika diawal harga daging ayam terjun bebas hingga Rp 20 ribu per kilogram (kg), kemarin, harga ayam sudah mencapai harga Rp 34 ribu per kg. “Seminggu yang lalu harga Rp 26 ribu per kg, kemudian naik menjadi Rp 28 ribu sekarang sudah tembus di Rp 34 ribu per kg,” paparnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, setelah sempat murah pada akhir April lalu, harga daging ayam memang terus merangkak naik. Puncaknya dengan harga sekarang. Dia memprediksi harga daging ayam masih akan terus naik jelang lebaran nanti.

Kenaikan harga yang tinggi, lanjut Rohmah, menyulitkan para pedagang. Sebab, omzet mereka langsung melorot. Para pembeli langsung mengurangi jumlah pembelian mereka setelah harganya mahal. “Biasanya nggak sampe siang sudah habis tapi sekarang sampai siang terus jualannya,” keluhnya.

Tidak hanya itu, daging sapi juga mengalami kenaikan yang sebelumnya per kilo harga Rp 105 ribu menjadi Rp 108 ribu per kg. Begitu juga bahan pokok lainnya.

Harianto, salah satu pedagang bumbu dapur mengatakan, kenaikan juga terjadi pada komoditas telur ayam yang sebelumnya dari harga Rp 18 ribu per kg sekarang menjadi Rp 19 ribu per kg. “Jadi untuk telur ayam ini harganya naik turun,” katanya.

Dikatakannya, kenaikan juga terjadi beras hanya saja memang kenaikannya tidak banyak untuk beras bramu dari Rp 10.500 per kg menjadi Rp 11 ribu per kg. Ir64 dari Rp 9.500 per kg menjadi Rp 9.900 per kg.

Berbeda harga cabai mengalami penuruan. Cabai keriting misalnya, dari harga Rp 20 ribu menjadi Rp 17 ribu per kg, cabai biasa dari Rp 20 ribu menjadi Rp 15 ribu per kg, cabai rawit dari Rp 18 ribu menjadi Rp 15 ribu per kg. Bawang putih dari Rp 22 ribu menjadi Rp 21 ribu per kg. “Bawang merah yang mengalami kenaikan dari Rp 38 ribu menjadi Rp 46 ribu per kg. Ya kami berharap harga tetap stabil dan tidak naik turun,” pungkasnya.

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia