alexametrics
Kamis, 02 Jul 2020
radarjombang
Home > Jombang Banget
icon featured
Jombang Banget

Berkah Ramadan, Usaha Sablon Hasilkan 4.500 Kantong Zakat Per Hari

14 Mei 2020, 13: 00: 41 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kantong beras zakat fitrah yang diproduksi Ari Rahmawati, 31, warga Kepanjen Jombang.

Kantong beras zakat fitrah yang diproduksi Ari Rahmawati, 31, warga Kepanjen Jombang. (Azmy Endiyana Z/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

Berkah Ramadan tetap dirasakan beberapa warga. Salah satunya jasa usaha sablon di Jombang yang memproduksi kantong beras zakat fitrah. Dalam sehari, penghasilan yang didapatkan bisa mencapai Rp 3,6 juta.

JOMBANG - Kantong beras zakat fitrah salah satunya diproduksi Ari Rahmawati, 31, warga Kepanjen Jombang. Kantong beras zakat fitrah buatannya memang mengandalkan kantong plastik berukuran 3 kilogram yang didapatkan dari Mojokerto.

Agar kemasan beras zakat menarik, kantong plastik itu disablon dengan gambar masjid, ketupat dan gambar beduk. Pernak pernik khas Ramadan itu disablon di bagian depan. Sementara di bagian belakang kosong. Tak hanya itu, kantong plastik ini juga diberi label beras zakat fitrah lengkap dengan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri.

Kantong beras zakat fitrah bergambar itu diproduksi sendiri  di rumahnya. Proses penyablonan dibantu empat pekerja dengan alat sablon khusus yang dirakit sendiri oleh suaminya, Medy Trisdiyanto.“Ini untuk beras zakat. Biasanya kan zakat itu beli beras tanpa kemasan. Kalau pakai kemasan ini terlihat cantik,” ujarnya.

Ibu dua anak ini pun mengaku kebanjiran pesanan kantong beras zakat fitrah selama bulan Ramadan. Sejak sepuluh hari terakhir ini, ia sudah menerima pesanan hingga 40.000 lembar kantong. Karena keterbatasan tenaga, dalam sehari ia membatasi hanya produksi 4.500 lembar.

Untuk satu lembar kantong plastik, ia mematok harga hanya Rp 800. Bila dikalkulasikan dengan kekuatan produksinya, maka dalam sehari ia mampu meraup penghasilan Rp 3,6 juta. Sedangkan total pesanan yang sudah masuk sebanyak 40.000 lembar sehingga omzet yang dihasilkan mencapai Rp 36 juta. “Ini yang sudah dikirim 20.000 lembar. Dalam sehari saya jual 4.500 lembar dengan harga Rp 800 per lembar,” tandasnya.

Disampaikan Ari, usaha membuat kantong plastik beras zakat fitrah ini dikerjakannya jelang Ramadan. Sebelumnya, sehari-hari ia melayani pesanan sablon gelas plastik atau cup untuk berbagai minuman kemasan. Dengan situasi sulit pandemi seperti sekarang, saat sablon gelas plastik sepi, ia kemudian membuat kantong plastik untuk beras zakat.

Pesanan datang dari berbagai daerah di Jawa Timur. Selain kalangan swasta, pihak pengusaha dan birokrat juga memesan kepadanya. “Ini juga solusi buat pekerjanya agar tak dirumahkan. Alhamdulillah berkah Ramadan banyak pesanan,” pungkasnya.

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia