alexametrics
Kamis, 02 Jul 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Diduga Frustasi Akibat Lama Sakit, Warga Jatipelem Diwek Gantung Diri

06 Mei 2020, 16: 49: 27 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: Gantung diri.

ILUSTRASI: Gantung diri. (IST/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Teguh Santoso, 48, warga Dusun Pelem, Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek ditemukan tewas tergantung di blandar rumah. Diduga korban nekat gantung diri lantaran frustasi dengan penyakit yang dideritanya.

”Saat ditemukan kondisi korban sudah meninggal, tubuhnya tergantung,” terang Kapolsek Diwek AKP Achmad Chairudin.

Kejadian ini, pertama kali diketahui istri korban Mudelikah, 47. Sekitar pukul 19,30 Mudelikah mencari keberadaan suaminya. Lantaran dipanggil-panggil tak ada jawaban, dia berinisiatif mencarinya ke belakang.

Sontak dia kaget menjumpai sosok mayat tergantung di  blandar rumah yang tidak lain suaminya. Mengetahui itu, dia pun segera meminta bantuan warga dilanjutkan ke perangkat desa dan petugas kepolisian.

Tak lama, sejumlah anggota tim inafis Polres Jombang bersama anggota Polsek Diwek dan tim medis tiba di lokasi. Petugas dibantu warga menurunkan jasad korban. ”Dari olah TKP dan keterangan dokter yang melakukan visum luar, tidak menemukan ada tanda penganiayaan,” lanjutnya.

Dari keterangan pihak keluarga korban, diketahui punya riwayat penyakit jantung. ”Jadi korban ini sudah satu tahun menderita sakit jantung, bahkan kondisinya sudah semakin parah, dibuktikan kakinya sudah membengkak,” ungkap Chairudin.

Diduga lantaran frustasi penyakitnya tak kunjung sembuh, korban nekat mengakhiri hidup.  ”Hari Minggu (3/5) lalu, menurut keterangan keluarga memang korban sudah menyampaikan niat ini,” pungkasnya.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia