alexametrics
Rabu, 08 Jul 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Tetap Melayani saat Pandemi Covid-19, Disdukcapil Jombang Go Digital

24 April 2020, 11: 17: 16 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Sejumlah program layanan online juga sudah diluncurkan Disdukcapil Jombang.

Sejumlah program layanan online juga sudah diluncurkan Disdukcapil Jombang. (Achmad RW/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Pandemi Covid-19, tak membuat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jombang menghentikan aktivitas pelayanan masyarakat. Selain sudah menerapkan phsycal distanscing dalam pelayanan normal, kini sejumlah program layanan online juga sudah diluncurkan.

”Cukup dengan berdiam diri di rumah, masyarakat sudah dapat mengakses layanan administrasi kependudukan. Sekarang sudah bisa online, dan hanya perlu berangkat saat dokumen jadi,” terang Masduqi Zakaria, Kepala Disdukcapil Jombang.

Program layanan online ini, disebut Masduqi merupakan kelanjutan dari dua program yang sudah lebih dulu sukses. Dimulai dari percepatan pelayanan yakni dengan sistem yang lebih cepat dalam pelayanan administrasi kependudukan. Juga pendekatan pelayanan, dengan melaksanakan pencetakan dokumen kependudukan di seluruh kecamatan.

Kini, pelayanan ditambah dengan pelayanan online yang bisa diakses masyarakat dari gawai masing-masing warga. Tinggal kunjungi laman bit.ly/capil_jombang untuk pengurusan akta kelahiran. Laman bit.ly/DukcapilJombang untuk layanan validasi KK dan NIK. Serta laman bit.ly/pindat_capiljombang untuk layanan pindah datang penduduk.

Sementara untuk pelayanan permohonan KTP, warga bisa memanfaatkan aplikasi yang telah tersedia di playstore dengan nama urus KTP Jombang. ”Dari situs itu, seluruh proses bisa dilakukan lewat handphone. Asal persyaratan lengkap, prosesnya cukup satu hari selesai kok. Surat bisa diambil langsung di kantor nantinya, baik Kecamatan maupun Dukcapil Jombang,” tambah Masduqi.

Dengan terobosan baru ini, diharapkannya seluruh masyarakat tak lagi berbondong-bondong menuju kantor kecamatan maupun kantor Dukcapil Jombang ketika memang tidak sangat penting dan mendesak.

”Stop datang ke dinas, mari bersama-sama kita putuskan mata rantai penyebaran virus korona. Bekerja dari rumah, belajar dari rumah, beribadah dari rumah, dan dapatkan pelayanan adminduk dari rumah” pungkas Masduqi.

Dukung Gerakan Bahagia Bersama Tetangga

SEMENTARA ITU, selain memudahkan layanan masyarakat mengurus administrasi kependudukan, penerapan sistem berbasis online diharapkan juga bisa menyokong ”Gerakan Bahagia Bersama Tetangga”yang tengah digencarkan Pemkab Jombang.

”Jadi, bagi kami namanya bantuan dan membahagiakan itu kan tidak selalu dengan uang ataupun barang. Bantuan dalam bentuk lain juga bisa mendorong membahagiakan tetangga ini,” tuturnya.

Masduqi yakin, meski telah diberikan kemudahan dalam bentuk aplikasi dan layanan yang bisa diakses melalui gawai, tak seluruhnya bisa diakses masyarakat. Masih adanya kendala gaptek (gagap teknologi) juga keterbatasan spesifikasi gawai bisa saja jadi penghalang.

”Karena itu, di saat seperti ini, tetangga bisa membantu. Kalau memang ada tetangga yang kesulitan bisa dibantu lewat handphone yang bisa, ini bentuk membantu dan membahagiakan tetangga juga,” tambahnya.

Atau jika sangat terpaksa, Masduqi menyebut warga yang kesulitan bisa minta bantuan sejumlah perangkat desa. ”Kita memang juga berharap, dengan fasilitas di desa baik internet yang sudah memadai, maupun tenaga dan gawai yang ada bisa juga membantu masyarakat untuk memperoleh haknya dalam mengurus administrasi kependudukan,” pungkasnya.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia