alexametrics
Kamis, 02 Jul 2020
radarjombang
Home > Tokoh
icon featured
Tokoh

Singgih Susanto, Ketua MKKS SMAN Kabupaten Jombang

Sosok Kepala Sekolah Tegas dan Religius

24 April 2020, 09: 45: 58 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Singgih Susanto Ketua Musyawarah kelompok kerja kepala sekolah (MKKS) SMA Negeri Jombang dikenal tegas.

Singgih Susanto Ketua Musyawarah kelompok kerja kepala sekolah (MKKS) SMA Negeri Jombang dikenal tegas. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Civitas akademika SMAN 3 Jombang dan SMAN 2 Jombang pasti kenal dengan sosok yang satu ini. Dengan ciri kepemimpinannya yang dikenal tegas dan religius, ia mampu mengantarkan beberapa sekolah yang dipimpin menjadi sekolah unggulan.

Ya, Singgih Susanto adalah kepala SMAN 3 Jombang yang juga merangkap menjadi pelaksana tugas (plt) Kepala SMAN 2 Jombang sejak delapan bulan ini. Ia juga menjadi ketua musyawarah kelompok kerja kepala sekolah (MKKS) SMA Negeri Jombang.

Singgih lahir di Surabaya, 12 Juli 1962 dari ayah bernama Ramlan Darwin asli Surabaya dan ibu Hj Mutiah Ramlah asli Nganjuk. Sejak kecil, ia memang besar dan mengenyam pendidikan dasar di kota pahlawan bersama lima saudaranya. Ia memulai pendidikan di SDN Dupak Surabaya dan SMPN 2 Surabaya.

”Saat kelas 1 SMP saya pindah ke SMPN Nganjuk karena ayah dan ibu beserta seluruh keluarga pindah kesana,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang. Setelah lulus SMP, ia melanjutkan ke SMAN 2 Nganjuk. ”Saya mengambil jurusan IPS,’’ tambah dia.

Sejak kecil, Singgih bercita-cita menjadi seorang guru. Hal itupun ia wujudkan dengan melanjutkan kuliah D3 di IKIP Malang (Universitas Negeri Malang) lulus 1983. Setelah itu ia melanjutkan S1 dan S2 di Universitas Negeri Malang. Selama bersekolah jenjang pendidikan tinggi, dia tergolong cerdas sehingga pendidikan S1 dan S2 mampu diselesaikan tepat waktu dan nilai yang memuaskan.

Singgih menikah dengan gadis pujaan hati Dwi Sih Prihatiningtyas yang juga seorang guru di SMKN 1 Jombang. Dari pernikahan keduanya dikaruniai tiga anak, Miftahul Fahmil Ilmi, Fauzi Dwi Susanto dan Atikah Fatmawati.

Diangkat Kasek setelah Mengajar 28 Tahun

MENGAWALI karir sebagai guru dilakukan Singgih di SMAN Kesamben setelah lulus dari D3 IKIP Malang. Dia mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia. Berbagai lika-liku kehidupan dialaminya selama 28 tahun di Kesamben.

”Saya mulai mengajar 1984, saya menjadi PNS langsung tanpa tes karena saat itu program D3 sudah ada kontrak dengan pemerintah,’’ ujarnya. Meski mengajar di SMAN Kesamben, cerita Singgih, SK yang diterimanya berbunyi  di SMAN 1 Jombang.

Sebab, pada 1984 belum ada kepala sekolah definitif di SMAN Kesamben. Sehingga SK bertuliskan SMAN 1 Jombang namun dalam praktiknya dia ditugaskan di SMAN Kesamben. ”Saya disana mulai 1984 – 2012,’’ jelas dia. Selain menjadi guru di SMAN Kesamben, Singgih juga dipercaya menjadi kepala sekolah di SMA PGRI Kesamben hampir 15 tahun.

Perjuangan Singgih dalam mengajar cukup berat karena dijalaninya dari pagi hingga petang. Seiring dengan itu dia kemudian diangkat menjadi kepala sekolah di SMAN Bareng hingga 2013. Kemudian dipindah di SMAN Ngoro tiga tahun dan SMAN 3 Jombang sampai sekarang.

Tak berhenti disitu, Agutus 2019, ketika Kepala SMAN 2 Jombang Sugeng Budiono memasuki masa purna tugas, Singgih dipercaya merangkap jabatan sebagai kepala SMAN 2 Jombang sebagai plt. ”Hingga kini sudah delapan bulan,’’ jelas dia.

Selama kepemimpinan yang dikendalikan mulai SMAN Bareng, SMAN Ngoro hingga SMAN 3 Jombang banyak prestasi diraih. Maklum, dia dikenal tidak hanya tegas dalam mendidik siswa agar lebih maju.

Kepemimpinannya selalu mengedepankan musyawarah sehingga sekolah yang dipimpinnya mendapat pengakuan di perguruan tinggi negeri.  ”Saya melihat ada perkembangan siswa yang diterima PTN melalui jalur undangan, baik di SMAN Bareng, SMAN Ngoro maupun SMAN 3 Jombang. Ini kebanggaan yang tak ternilai bagi saya,’’ pungkasnya.

Pemimpin Amanah dari RT

SINGGIH Susanto, juga dipercaya mengemban amanah untuk menjadi ketua MKKS SMA Negeri satu periode ini. Singgih mengaku akan bekerja maksimal untuk menjaga amanah yang tidak ringan tersebut. 

Menurut dia, untuk memajukan sekolah di Jombang perlu dukungan dan kekompakan semua pengurus. Tak terkecuali pengurus MKKS SMA dalam menindaklanjuti setiap instruksi dari Cabdin Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Jombang.

”Misalnya kemarin, ada instruksi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jatim terkait home learning, dan Alhamdulilah setelah kami koordinasikan surat dari atasan mampu diterjemahkan dengan baik seluruh kepala sekolah,’’ jelas dia.

Artinya, mengemban amanah sebagai kepala MKKS menurut dia adalah tanggungjawab tinggi. Sedangkan kebijakan yang akan dijalankan merupakan keputusan bersama. ”Untuk itu saya mengedepankan musyawarah,’’ terangnya.

Di tingkatan paling rendah, Singgih juga dipercaya menjadi ketua RT di perumahan tempat tinggalnya selama 13 tahun. Dia juga pernah menjadi ketua koperasi guru SMP dan SMA se-Jombang selama tiga tahun.

Kesibukan lain yang digeluti bapak tiga anak ini juga sering diundang tausiyah ke beberapa acara pengajian atau pernikahan. Singgih juga dipercaya menjadi pengurus takmir Masjid Miftahul Jihad Desa Jombatan.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia