alexametrics
Kamis, 02 Jul 2020
radarjombang
Home > Tokoh
icon featured
Tokoh

Arief Sugiharto, Ketua Musyawarah Kerja Kepala SMK Swasta Jombang

23 April 2020, 18: 44: 42 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Arief Sugiharto Ketua MKKS SMK Swasta Kabupaten Jombang.

Arief Sugiharto Ketua MKKS SMK Swasta Kabupaten Jombang. (Arief Sugiharto Ketua MKKS SMK Swasta Kabupaten Jombang.)

Share this      

JOMBANG - Kalangan civitas akademika SMK Dwija Bhakti 1 Jombang, pasti tak asing dengan Arief Sugiharto. Dalam kepemimpinannya, ia dikenal cukup tegas dan disiplin.

Arief Sugiharto lahir di Jombang 29 Oktober 1962 dari pasangan Manan dan Muljani. Putra kedua dari enam bersaudara ini hidup rukun dengan saudara-saudaranya sejak kecil. Ayahnya seorang pegawai kantor pos dan ibunya yang berprofesi sebagai guru SD. Tak heran, ia dan saudaranya mendapat asupan pendidikan yang cukup dari kedua orangtuanya. 

Arief mengawali pendidikannya di SDN Ploso 1 lulus 1974. Kemudian, melanjutkan di SMP PGRI Ploso (1977) dan sempat mengenyam pendidikan di SMAN 8 Surabaya selama dua tahun karena profesi sang ayah yang mengharuskan dirinya ikut pindah sekolah. Namun, tepat kelas 12 SMA, dia pindah ke SMAN 2 Jombang dan lulus 1981.  

Setelah lulus, Arief kemudian melanjutkan pendidikan ke IKIP Surabaya Fakultas Pendidikan Teknik Kejuruan dan lulus 1988. Setahun kemudian, dia memutuskan untuk mengikuti perekrutan pegawai negeri sipil (PNS). Pucuk dicinta ulampun tiba. Sebab, apa yang diharapkan menjadi guru PNS, bisa terkabul. 

”Tugas pertama saya mengajar di SMK Praja Putra Tembelang, namun saya merangkap mengajar di dua sekolah. Jadi pagi di SMK Dwija Bhakti, lalu sore ke SMK Praja Putra Tembelang,” tambahnya. 

Arief menceritakan, dia sudah mulai mengajar di beberapa sekolah sejak dia masih duduk di bangku kuliah. Menjadi seorang guru merupakan cita-citanya sejak kecil. ”Kalau mengajar sebenarnya sejak kuliah semester 3, di SMP PGRI Kedurus Surabaya,” terangnya. 

Kurang lebih 19 tahun mengajar di SMK Dwija Bhakti, akhirnya sejak 2006 dia diberi amanah untuk menjadi kepala sekolah melalui penunjukan yayasan Dwja Bhakti. ”Sebelum menjadi kepala sekolah, saya beberapa kali juga diminta menjadi guru BK dan waka kesiswaan,” papar dia. 

Selain di SMK Dwija Bhakti, Arief juga pernah menjadi guru di SMA Bahrul Ulum Tambakberas, SMK PGRI Kabuh dan SMA Miftahul Ulum Kesamben ”Saya tidak hanya mengajar mata pelajaran Fisika, namun Matematika dan pelajaran lain,” pungkasnya.

Belajar Kelistrikan di Inggris Empat Minggu

SALAH satu pengalaman menarik yang dirasakan Arief setelah bertahun-tahun mengajar di SMK Dwija Bhakti Jombang, adalah mendapat kesempatan belajar di Havering College United Kingdom (UK) Inggris selama empat minggu. 

”Hal itu adalah pengalaman luar biasa bagi saya, karena bisa menimba ilmu di Havering College,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (4/4). Di kampus terkenal itu ia mengikuti tugas belajar di bagian pembukaan kelas listrik Jawa-Bali yang diadakan PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB) BUMN. Tugas belajar itu diikutinya 2005 silam. 

”Ada 8 SMK yang menjadi percontohan kelas pembangkitan Jawa Bali, termasuk SMK Dwija Bhakti,” terangnya. Selama berada di Havering College, Arief memelajari bagaimana produksi listrik menggunakan tenaga terbaru seperti menggunakan tenaga angin, matahari dan air. ”Intinya tidak menggunakan fosil atau batubara seperti di Indonesia,” jelas dia. 

Tidak hanya berkesempatan belajar di Havering College saja. Dia juga berkesempatan mencari ilmu di beberapa negara maju lainnya. Pernah selama dua minggu di China memelajari tentang sepeda listrik dan 10 hari di Korea yang memelajari energi kelistrikan. ”Disana kami diajak untuk melihat negara yang sumber daya alamnya terbatas, namun tetap bisa produksi listrik menggunakan energi panas bumi, matahari dan lain sebagainya,” bebernya. 

Hasil kuliah selama satu bulan itu kemudian ia sampaikan ke siswa SMK Dwija Bhakti. Khususnya jurusan kelistrikan agar bisa dipelajari. ”Outputnya kita sampaikan kepada guru-guru listrik dan arah kelistrikan negara kita,” pungkas Arief.

Koordinasi Intensif dengan MKKS SMK

INSTRUKSI kegiatan pembelajaran dirumah atau home learning selama pandemi wabah Covid-19 membuat Arief Sugiharto berkoordinasi intensif via online dengan semua pengurus MKKS SMK, baik negeri maupun swasta. Hal itu dilakukan agar tak ada miskomunikasi antara anggota dan pengurus lainnya. 

”Di MKKS fungsi utamanya adalah koordinasi, terutama dalam menyikapi instruksi yang turun dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur selama wabah Covid-19 ini,” ujarnya. Ia menyampaikan, semula MKKS SMK negeri dan swasta menjadi satu. Namun per November 2019 dipecah untuk menyikapi kebutuhan masing-masing. 

Kendati demikian, dalam beberapa event baik negeri maupun swasta tetap menjadi satu. ”Kita tetap koordinasi secara rutin,” tambahnya. Arief sendiri menjadi anggota MKKS sejak 2003 silam. Setelah lima tahun, dipercaya menjadi sekretaris hingga akhirnya 2014 dipercaya menjadi ketua MKKS SMK swasta dan negeri. ”Saat ini saya mulai mengader teman-teman untuk menggantikan. Sebab dua tahun lagi saya pensiun,” jelas dia. 

Di MKKS SMK swasta, lanjutnya, ada 13 pengurus yang memiliki 61 anggota SMK swasta. Setiap sepekan sekali, Arief selalu mengadakan musyawarah untuk membicarakan progam kerja MKKS SMK ke depan. ”Ini sangat membantu keberlangsungan dan kemajuan SMK di Kabupaten Jombang,” tegasnya. 

Meski seabrek kesibukan dan menyita waktu untuk keluarganya, setiap akhir pekan, ia masih menyempatkan untuk berolahraga. Mulai dari tenis dan bersepeda. ”Saya sepeda OK, bulutangkis juga OK,” papar laki-laki yang bertempat tinggal di Perumahan Griya Jombang Indah ini. 

Arief Sugiharto menikah dengan Gustiyas Suci Istifari yang juga seorang guru Bahasa Inggris di SMPN 4 Jombang. Dari pernikahannya, mereka dikaruniai tiga anak. Diantaranya, Lala Laitul Rizky yang kini bekerja di PT Angkasa Pura Nabire Papua, M Ainul Yakin baru lulus Universitas Telkom Bandung dan Ivan Aulia Rahman yang masih menempuh pendidikan di Politeknik Surabaya. 

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia