alexametrics
Jumat, 05 Jun 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Breaking News: Satu Lagi PDP di RSUD Jombang Positif Covid-19

05 April 2020, 19: 59: 10 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ilustrasi, Covid-19.

Ilustrasi, Covid-19. (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Satu PDP yang sedang dirawat di RSUD Jombang, malam ini (5/4) dinyatakan positif Covid-19. Dengan bertambahnya satu pasien ini, total ada dua warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Ya benar, yang positif tambah satu. Sekarang masih dirawat di RSUD Jombang,” ungkap Pudji Umbaran, Direktur RSUD Jombang kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Pudji tak menjelaskan detail soal identitas pasien, termasuk tempat tinggalnya. “Jenis kelamin perempuan, usia sekira 51 tahun. Kalau alamatnya, besok lihat di peta sebaran saja,” ungkapnya.

Awalnya PDP ini akan dipulangkan dalam waktu dekat karena keadaannya sudah mulai membaik. Namun karena hasil tes swab pertama keluar sebelum dipulangkan, maka isolasi akan diperpanjang sampai hasil tes swab yang kedua keluar.

“Hari ini kami swab lagi, dan akan dikirimkan besok,” jelasnya. Sementara satu pasien positif Covid-19 pertama yang menjalani isolasi mandiri, masih tetap berada di rumah. Sebab hasil tes swab kedua sampai sekarang belum keluar.

“Belum, sampai saat ini harus isolasi karena sampai sekarang hasil tes swabnya belum keluar dan belum dinyatakan negatif Covid-19,” pungkas Pudji.

Pantauan di laman infocovid19.jatimprov.go.id, Kabupaten Jombang tercatat memiliki 323 ODP, 5 PDP dan 2 positif Covid-19. Data ini berbeda dengan laman milik Gugus Tugas Covid-19 Jombang yang update hari ini (5/4) pukul 14.00 WIB, dengan jumlah 323 ODP, 6 PDP dan 1 positif.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno mengakui adanya tambahan satu positif dari PDP.

Dari data yang dimilikinya, pasien positif ini adalah PDP yang masuk ke RSUD Jombang sejak 29 Maret 2020 lalu. “Dia PDP keempat. Untuk yang positif sebelumnya PDP kedua. Sementara yang meninggal kemarin adalah PDP ketiga,” terangnya.

Budi menyebut pasien positif kedua dari Kecamatan Ploso. Kendati demikian, Budi menyatakan pasien ini bukan warga asli Jombang. “Dia pendatang dari Bekasi. Ada kegiatan di Ploso, kemudian mengeluh sakit di sana,” lanjutnya.

Saat masuk ke RSUD Jombang, Budi menjelaskan pasien ini telah menjalani rapid test. Namun hasilnya negatif. PDP ini kemudian menjalani karantina hingga 14 hari lebih.

“Sebenarnya kondisinya sudah membaik. Sabtu (4/4) kemarin dia minta pulang, tapi belum dibolehkan. Ternyata malam ini hasil swab keluar dan dinyatakan positif,” tambahnya.

Pagi tadi, rapid test dan uji swab kedua kembali dilakukan. “Hasilnya untuk rapid test negatif lagi. Tapi karena sampel swab sudah dikirim, ya kami menunggu hasil itu dulu. Dia dikarantina lagi di RSUD,” pungkasnya. (*)

(jo/riz/wen/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia