alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

UNBK Hari Pertama, SMK di Kabupaten Jombang Sediakan Antiseptik

17 Maret 2020, 11: 35: 18 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Sejumlah siswa di SMK Sultan Agung 1 mengikuti UNBK hari pertama kemarin.

Sejumlah siswa di SMK Sultan Agung 1 mengikuti UNBK hari pertama kemarin. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Merebaknya wabah virus korona tak memengaruhi pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMK kemarin (16/3). Semua siswa negeri maupun swasta di Jombang tetap menyelesaikan semua soal dengan lancar. 

Hanya saja, untuk mencegah penyebaran covid-19 ini, seluruh sekolah diminta menyiapkan hand sanitizer alias pembersih tangan sebelum siswa mengikuti ujian. Seperti yang terlihat di SMK Sultan Agung 1 kemarin, sebelum masuk ruangan, siswa diabsen satu persatu diminta mengambil air wudhu serta memakai hand sanitizer.

”Wudhu kita wajibkan untuk menjaga kebersihan kuman agar hilang,” ujar M Rofiudin Kepala Sekolah SMK Sultan Agung 1. 

Selain diwajibkan menggunakan hand sanitizer, siswa juga diminta meminimalisir sentuhan tangan seperti bersalaman dan menjaga jarak dengan siswa lain. ”Alhamdulilah ujian hari pertama lancar, ada 345 siswa yang mengikuti UNBK,” pungkasnya. 

Sementara, Arief Sugiharto, Kepala Sekolah SMK Dwija Bhakti Jombang juga sudah menginstruksikan kepada semua sekolah untuk menyiapkan hand sanitizer. ”Antisipasi kita lakukan dari hal yang terkecil dulu,” ujar dia. Pihaknya juga selalu mengontrol masing-masing sekolah untuk memantau siswa. 

Jika ada yang mengalami gejala seperti ciri-ciri yang mengarah korona agar dikonsultasikan ke pihak rumah sakit atau dinas kesehatan. ”Kami kontrol lewat grub secara rutin,” jelasnya. Sejauh ini, UNBK di SMK Dwija Bhakti berjalan lancar. Dari total 396 siswa hadir semua. 

”Insya allah hadir semua, tidak ada yang izin,” papar dia. Selain itu, dari hasil pemantauan sementara dikatakan seluruh siswa dalam kondisi sehat. Meski ada beberapa yang mengalami sakit flu dan batuk-batuk. ”Namun ya flu biasa karena sekarang musim pancaroba,” pungkas Ketua MKKS SMK swasta ini. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia