alexametrics
Sabtu, 15 May 2021
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Terdakwa Kasus LPG Oplosan di Ngoro Dijerat UU Perlindungan Konsumen

01 Maret 2020, 15: 19: 42 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Barang bukti sejumlah tabung elpiji yang diamankan polisi dari rumah terdakwa.

Barang bukti sejumlah tabung elpiji yang diamankan polisi dari rumah terdakwa. (Dok/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Proses Hukum Andry Putra, 26, dan Ari Setyo Wicaksosono, 29,  terdakwa kasus dugaan pengoplosan LPG 3 Kg  masih berjalan di Pengadilan Negeri (PN) Jombang. Keduanya didakwa melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen.

”Agendanya masih pemeriksaan saksi-saksi,” terang Kasi Pidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang Teddy Widodo kemarin.

Teddy menjelaskan, pada sidang pembacaan dakwaan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jombang,  JPU menyatakan, bahwa tabung-tabung gas LPG 12 Kg yang telah diisi ulang dengan menggunakan isi dari tabung gas LPG 3 Kg  itu tidak sesuai dengan berat bersih, isi bersih atau netto, dan jumlah dalam hitungan sebagaimana yang dinyatakan dalam label atau etiket barang tersebut sebagaimana surat keterangan penimbangan barang bukti yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang Pada 27 November 2019.

Baca juga: Ratusan Jamaah Umrah dari Jombang Terancam Batal Berangkat

Atas perbuatannya, keduanya didakwa primair Pasal 62 ayat 1 jo Pasal 8 ayat 1 huruf b, huruf c UU 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dan dakwaan subsidair primair Pasal 62 ayat 1 jo Pasal 8 ayat 1 huruf b, huruf c UU 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 53 ayat 1 KUHP atau kedua Pasal 32 jo Pasal 30 jo Pasal 31 UU nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. ”Sidang dilanjutkan minggu depan, agendanya masih pemeriksaan saksi-saksi,” singkatnya.

Sebelumnya, Polres Jombang berhasil mengerebek sebuah gudang di Dusun Maron, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro yang diduga digunakan kegiatan pengoplosan LPG 3 kilogram bersubsidi.

Dua orang diamankan petugas masing-masing, Ari Setyo Wicaksosono, 29, pemilik gudang dan satu pekerja Andry Putra, 26,. Selain itu, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya, 38 tabung gas LPG 3 Kg yang masih berisi, 322 tabung gas LPG 3 Kg kosong, 12 tabung gas LPG 12 Kg  warna biru yang masih berisi, 27  tabung gas LPG 12 Kg warna biru kosong, 9 tabung gas LPG 12 Kg bright gas warna merah yang masih berisi, 12 tabung gas LPG 12 Kg bright gas warna merah kosong, 2 tabung gas LPG 12 Kg  bright gas warna ungu yang masih berisi, 1 tabung gas LPG 12 Kg bright gas warna ungu kosong, 40 tabung gas LPG 5,5 Kg bright gas warna merah kosong, 2 buah besi bulat (berlubang) dengan panjang 2,5 cm, 2 buah besi kecil dari potongan paku dengan panjang 4,5 cm, 550 segel plastik, 1 buah timbangan elektrik, 1 buah kain lap. Setelah menjalani pemeriksaan, keduanya dinaikkan statusnya menjadi tersangka. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP