alexametrics
Sabtu, 04 Apr 2020
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Polsek Mojowarno Ringkus Pengedar Sabu-Sabu Asal Sooko Mojokerto

25 Februari 2020, 19: 03: 51 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Bagus Prayogo, 25, warga Dusun Besuk, Desa Klinterejo, Kecamataan Sooko, Kabupaten Mojokerto, ditangkap anggota Polsek Mojowarno

Bagus Prayogo, 25, warga Dusun Besuk, Desa Klinterejo, Kecamataan Sooko, Kabupaten Mojokerto, ditangkap anggota Polsek Mojowarno (Istimewa)

Share this      

JOMBANG - Bagus Prayogo, 25, warga Dusun Besuk, Desa Klinterejo, Kecamataan Sooko, Kabupaten Mojokerto, ditangkap anggota Polsek Mojowarno Sabtu (22/2). Dia terendus petugas terlibat jaringan peredaran sabu-sabu.

“Tersangka ditangkap hasil pengembangan kasus sebelumnya. Hingga sekarang masih kita periksa intensif,” terang AKP Yogas Kapolsek Mojowarno.

Yogas menjelaskan, pelaku ditangkap petugas di sebuah rumah di wilayah Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung. “Sebelumnya sudah kita intai, baru kemarin akhirnya berhasil kita tangkap,” lanjutnya.

Dari aksi penangkapan itu, polisi menemukan sejumlah barangbukti. Diantaranya, satu klip plastik yang berisi seberat 0,638 gram sabu-sabu, disimpan dalam bekas bungkus rokok. “Handphone yang digunakan pelaku untuk bertransaksi juga ikut kita amankan,” tambahnya.

Kepada petugas, Bagus menyebut baru beberapa bulan mengosumsi dan mengedarkan sabu-sabu. Hasil penjualan, biasa ia gunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Pelaku masuk kategori pengedar, ini dari pengakuan pelaku sebelumnya dan barangbukti yang kita temukan juga,” lontar Yogas.

Akibat perbuatannya, Bagus kini harus meringkuk di tahanan. Ia terancam dijerat pasal 114 (1) sub pasal 112 (1) huruf a UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Kami juga masih terus dalami, masih kita lakukan upaya pengembangan,” pungkas Yogas.

Sebelumnya, tujuh pemuda asal Kecamatan Ngoro, Bareng dan Mojowarno diringkus jajaran Polsek Mojowarno (10/2). Mereka digelandang ke kantor polisi karena terlibat jaringan sabu-sabu.

Ketujuh pemuda itu diantaranya Risky Prasetya Abadi, 20 warga Dusun Mojokembang, Desa Karanglo, M. Ridwan, 21 warga Ngoro, Refan Andrianto, 21 warga Desa Kauman, Ngoro, Nando Putra Dwitama, 21 warga Desa Karanglo, Mojowarno, Heru Sulistyo, 35, warga Desa Tebel, Bareng, Achmad Nizar, 22 warga Kesamben, Ngoro, dan Ari Sutanto, 32, warga Desa Kauman, Ngoro. ”Mereka semua satu jaringan pengedar dan pengguna narkotika jenis sabu,” ujar Akp Yogas. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia