Kamis, 27 Feb 2020
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

1.193 Hektare Lahan Pertanian di Jombang Terdampak Banjir

15 Februari 2020, 11: 31: 48 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Salah satu sawah terdampak banjir, tanaman padi mati akibat terendam air.

Salah satu sawah terdampak banjir, tanaman padi mati akibat terendam air. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Luas lahan yang terdampak banjir di Jombang begitu luas. Berdasar data Dinas pertanian (Disperta) Jombang menyebut, lahan terdampak hingga 1.193 hektare. Lahan ini menyebar di lima kecamatan.

“Paling luas di Kesamben 815 hektare,” kata Priadi Kepala Disperta Jombang kemarin (13/2). Lahan terdampak banjir itu terjadi di Kecamatan Megaluh seluas 284 hektare, Bandarkedungmulyo 12 hektare, Tembelang 39 hektare dan Kecamatan Peterongan seluas 43 hektare. “Ini masuk kategori puso 215 hektare,” imbuhnya.

Meski di Kecamatan Sumobito juga ada yang terdampak, namun Disperta Jombang memutuskan tak masuk data peta banjir. Praktis, petani bakal berjuang sendiri mengatasi problem banjir. Karena sampai sekarang belum ada langkah kongkrit yang dilakukan.

“Sebenarnya ada, tapi di 2021, artinya baru tahun depan ada bantuan bibit bagi petani yang terdampak banjir,” sambung dia. Meski begitu, masih ada bantuan dari Disperta Jatim. Sayang, ia belum bisa menyebutkan berapa bantuan lahan terdampak banjir tersebut.

“Tahun ini memang ada dari provinsi, kita coba arahkan agar meringankan beban mereka,” ungkap Priadi. Selain itu, upaya meminimalisir banjir hingga pertanian juga bakal dilakukan. Salah satunya melakukan normalisasi. “Disperta akan mengusulkan normalisasi pembuang atau avur. Di Kesamben itu 2021 nanti ada pembuang di kawasan pertanian,” pungkas dia.

Sebelumnya, banjir membuat petani di sekitar Kesamben kelimpungan. Sebab, sawah mereka terendam banjir hingga membuat tanaman padi rusak dan membusuk. Akibatnya, kerugian petani cukup besar dua kali lipat dari biasanya dari keadaan normal, tidak banjir. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia