Kamis, 27 Feb 2020
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Jadi Arena CFD, Arus Lalu Lintas di Ringroad Mojoagung Terganggu

11 Februari 2020, 18: 21: 54 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ringroad Mojoagung yang semestinya digunakan jalur alternatif, belakangan menjadi lokasi car free day.

Ringroad Mojoagung yang semestinya digunakan jalur alternatif, belakangan menjadi lokasi car free day. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Ringroad Mojoagung yang semestinya digunakan jalur alternatif, belakangan menjadi lokasi car free day. Warga dan pedagang tumplek blek di tengah jalan sepanjang hampir 200 meter itu. Padahal di sepanjang jalan, banyak kendaraan roda empat hingga truk trailer lalu lalang melintas.

Pantauan Jawa Pos Radar Jombang, tampak lokasi yang dipakai warga CFD di sekitar Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung. Warga hingga pedagang tak hanya memadati pinggir jalan. Tak sedikit yang berada di tengah jalan baik dari sisi barat maupun timur. Akibatnya lalu lintas menjadi tersendat. ”Setiap minggu dipakai CFD,” ujar Adi Setiawan warga Mojowarno di lokasi.

Kendati cukup berbahaya karena banyak kendaraan yang melintas, dia menyebut warga sudah terbiasa. ”Kalau kendaraan ya tetap diperbolehkan lewat, mereka jalannya hati-hati,” tegasnya.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kompol Paidi Kapolsek Mojoagung tak menampik jika di ringroad Mojoagung ramai digunakan CFD. Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan camat dan pemerintah desa setempat. Hanya saja sampai sekarang belum ada respon. ”Kemarin kami sudah sampaikan ke lurah, namun hingga kini belum ada jawaban,” terang dia.

Dia menyebut, jika jalan nasional dimanfaatkan untuk CFD maka cukup berbahaya. Selain banyak kendaraan melintas, di lokasi juga tak ada sistem buka tutup jalur untuk menjaga keselamatan warga. ”Sehingga kita rutin patroli setiap pagi disana,” paparnya.

Pihak kepolisian berencana akan menutup satu jalur di sebelah selatan untuk kegiatan masyarakat CFD. Sedangkan sisi utara tetap dimanfaatkan lalu lintas kendaraan. ”Nanti kita koordinasikan dulu dengan pihak desa, rencananya kita gunakan sisi selatan untuk jalur CFD dan kita tempatkan petugas,” pungkasnya. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia