Senin, 17 Feb 2020
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Anggaran Rehabilitasi Pasar Tunggorono Hanya Turun Separo

10 Februari 2020, 05: 58: 09 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Suasana dalam pasar Tunggorono

Suasana dalam pasar Tunggorono (Achmad RW/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Pasar Tunggorono mulai mendapat perhatian dari pemkab. Tahun ini, pemkab sudah mengalokasikan Rp 3,3 miliar dari APBD guna merehab pasar loak ini.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Bambang Widjojanto menyebut, bagian pasar yang dipastikan direhab tahun ini hanya pada pasar loak. Sementara areal lapak penjual burung dan pasar sayur tak ikut disentuh.

”Ya, setelah pertimbangan kemarin, yang dirombak cuma pasar loaknya saja, khususnya yang sudah mulai rusak dan nyaris roboh itu,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Selain kondisi bangunan yang mulai lapuk, juga berdasar kondisi lalu lintas di simpang empat samping pasar yang dinilai sering terganggu dengan aktivitas pasar loak.

”Ya kan memang di sana ramai sekali. Jalan sering trouble, makanya itu kita prioritaskan. Selain itu, anggaran juga cuma turun separo dari yang kita usulkan, sehingga harus ada penyesuaian,” lanjutnya.

Selama pengerjaan, nantinya  para pedagang tetap bisa berjualan. ”Tidak kita relokasi, hanya bergeser ke bangunan yang belum dibangun, begitu seterusnya hingga pembangunannya jadi. ”Ya kayak pasar Peterongan dulu itu, jadi geser-geser saja di sekitaran situ, tidak terus dipindah semuanya,” tambah Bambang.

Pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait hal itu kepada para pedagang pasar. ”Kemarin sudah kita sosialisasikan, baik tentang rencana pembangunan, dan pedagang mau juga kok pakai sistem geser itu,” lontarnya.

Saat disinggung soal rencana teknis, Bambang hanya menyebut rehabilitasi ini akan berdampak besar pada penataan dan penampilan pasar Tunggorono. ”Bentuknya tetap kita akan pakai kios. Yang jelas akan ada perubahan di sana,” pungkasnya.

Untuk diketahui, tahun ini pemkab menganggarkan sekitar Rp 3,3 miliar dari APBD untuk kegiatan rehabilitasi pasar Tunggorono. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia