Kamis, 27 Feb 2020
radarjombang
icon featured
Hukum

Bobol Rumah Tetangga, Pemuda Desa Mancar Dibekuk Polisi

09 Februari 2020, 19: 08: 23 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ilustrasi, pencurian

Ilustrasi, pencurian (Dok/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Sebelumnya Polsek Peterongan berhasil menangkap Fanni Indarto, 23, pelaku pencurian rumah kosong (5/2) di Dusun/Desa Mancar, Kecamatan Peterongan. Dalam menjalankan aksinya, pelaku mencongkel mencongkel jendela rumah korban menggunakan linggis.

”Pelaku berhasil kita tangkap di rumahnya kurang dari 24 jam. Sekarang masih kita dalami pemeriksaan,” terang Kapolsek Peterongan AKP  AKP Sugianto.

Penangkapan pelaku bermula aksinya mebobol rumah Girindra, 59, warga Dusun/Desa Mancar, Rabu (5/2) pagi. Saat itu, rumah korban sedang kosong lantaran ditinggal pemiliknya berjualan sandal di Pasar Peterongan. “Rumah korban ini masih satu desa dengan pelaku. Jadi masih tetangga. Makannya pelaku tahu aktivitas korbannya ini,” lanjutnya.

Mengetahui rumah dalam kondisi kosong, pelaku pun menjalankan aksinya. Bermodal sebuah linggis, ia mencongkel bagian jendela rumah korban dan berhasil masuk. Ia pun mengacak-acak rumah tetangganya mencari barang berharga. ”sempat membuka lemari tapi tidak menemukan uang,” bebernya.

Tak ingin pulang dengan tangan hampa, pelaku menggasak sebuah TV LED 32 inchi yang berada di ruang tengah beserta remote. Selanjutnya pelaku keluar lewat pintu belakang dengan membuka gerendel.

Sekitar pukul 09.00 WIB, korban tiba di rumah. Dia pun kaget melihat isi rumahnya acak-acakan serta TV di ruang tengah raib. korban baru tersadar setelah mendapati kondisi jendela rumahnya terbuka dan terdapat bekas congkelan.

Kejadian itu segera dilaporkan ke polisi. Setelah mendapat laporan korban, sejumlah petugas mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Kecurigaan petugas tertuju pada Fanni Indarto. ”gerak-geriknya mencurigakan,” bebernya.

Sekitar pukul 13.00, pelaku akhirnya berhasil diamankan di rumahnya. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti TV LED milik korban berikut remote yang disembunyikan di dalam kamar. ”Belum sempat dijual,” bebernya.

Pelaku hanya bisa pasrah digelandang petugas. Dari hasil pengembangan, ternyata sebelumnya pelaku juga melakukan aksi pencurian di rumah Sunarni, warga Desa Mancar (3/2). ”Berhasil menggondol uang tunai Rp 1 juta,” bebernya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHP ayat 1 ke-5 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. ” Ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” pungkas Sugianto. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia