Kamis, 27 Feb 2020
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Puluhan SD di Jombang Tanpa Kepala Sekolah, TK dan SMP Terpenuhi

09 Februari 2020, 17: 01: 46 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Pelantikan sejumlah kepala sekolah yang berlangsung di gedung Bung Tomo beberapa hari lalu.

Pelantikan sejumlah kepala sekolah yang berlangsung di gedung Bung Tomo beberapa hari lalu. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Pelantikan 76 kepala sekolah ternyata belum memenuhi kekosongan jabatan di lingkup Dinas P dan K Jombang. Terbukti, masih ada 50 lebih SD yang belum memiliki kepala sekolah.

Didik Pambudi Utomo, Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Jombang membenarkan, total ada 84 kepsek yang dilantik kemarin. Rinciannya, 3 kepala sekolah TK, 64 kepala SD dan 9 kepala SMP. ”Untuk kebutuhan TK dan SMP per Februari ini sudah terpenuhi. Namun yang SD masih banyak yang kosong,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin.

Didik sendiri belum mengetahui jumlah pasti berapa kepala SD yang dibutuhkan. Namun per November 2019 lalu, total kebutuhan kepala SD sekitar 58 orang. ”Yang jelas puluhan, karena sebelumnya kebutuhan 100 orang lebih. Namun sudah berkurang dengan dilantiknya kepala SD tadi,” papar dia.

Disinggung mengenai rencana pengisian kepsek yang kosong itu Didik menegaskan mulai tahun ini dilakukan pengisian Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKD-PP) Jombang. ”Tahun lalu penyelenggaranya memang dari kami bekerjasama dengan LPPKSPS Kemendikbud yang ada di Kabupaten Karanganyar. Karena itu yang berwenang mengeluarkan sertifikat,” jelas dia.

Kendati banyak kepala SD yang kosong, Didik menampik jika kondisi sekolah berjalan lancar. Pasalnya, semua kekosongan sudah diisi pelakana tugas yang ditunjuk. ”Jadi tugas pokok dan fungsi kepala sekolah tetap jalan normal,” paparnya.

Sejak dilantik Bupati Mundjidah, ke-84 kepala yang bersangkutan sudah bisa bekerja menempati sekolah masing-masing. ”Mereka sebelumnya mengikuti proses yang panjang, mulai diklat in 1 hingga berbagai serangkaian tes yang kita adakan,” pungkas Didik. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia