Kamis, 27 Feb 2020
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Tunggu Pemenang Lelang, Penanganan Jalan Nasional Dipastikan Molor

09 Februari 2020, 16: 29: 58 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Sejumlah petugas kepolisian memberi tanda cat putih pada titik jalan berlubang di wilayah Mojoagung.

Sejumlah petugas kepolisian memberi tanda cat putih pada titik jalan berlubang di wilayah Mojoagung. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Kerusakan jalan nasional tahun ini bakal dirasakan masyarakat lebih lama. Sebab, BBPJN belum mengantongi pemenang lelang sehingga penanganan jalan menjadi molor.

Sriyanto Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Preservasi Jalan Kertosono, Jombang, Mojokerto, Gempol dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) menerangkan, rekanan pemenang lelang semula direncanakan Januari sudah ada. Namun hingga kini belum ada pemenang.

“Jadi permasalahannya kita ini masih nunggu hasil lelang. Sebetulnya sudah disipakan tempo hari untuk tahun anggaran 2020, prediksi Januari sudah ada tandatangan kontrak dan penyedia, sehingga bisa melaksanakan sapu lubang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.

Sayang, rencana itu tak bisa dijalankan. Alasannya, kata dia, lelang yang dilakukan di Balai Pelaksana PemilihanJasa Konstruksi (BP2JK) Jawa Timur begitu banyak. “Karena yang dilelang paketnya banyak, sedangkan lembaga ini baru. Personil juga terbatas, akhirnya tidak sesuai rencana kita,” imbuh dia.

Melihat perkembangan seperti itu rencana awal pelaksanaan mentok awal Februari sudah bisa dimulai sapu lubang, di sepanjang 108 kilometer jalan nasional. Namun lantaran  belum ada pemenang itulah dia belum berani memastikan kapan penanganan kerusakan jalan nasional segera ditangani.

“Karena paket yang ditangani banyak, sehingga jadwal kita mundur. Semula Januari sekarang mungkin Februari pertengahan baru dimulai, sekitar 18 Februari itu sudah ada pemenang,” ungkap Sriyanto.

Pihak rekanan pemenang lelang kemudian melakukan penanganan. “Pihak rekanan itu kontraktor yang menyapu lubang sepanjang ruas. Terkait kemantapan jalan sepanjang itu mereka yang nangani, diluar tim kita yang sudah awal turun ke lapangan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kerusakan jalan nasional mulai marak ditemukan di Wilayah Jombang. Salah satunya terpantau di Jl Raya Perak Jombang banyak ditemukan kondisi aspal berlubang.

Pantauan di lokasi, mulai dari Desa Glagahan hingga arah pasar Perak (2/2) banyak ditemukan permukaan aspal berlubang. Volume kerusakan beragam, dari kategori sedang hingga berat. Tampak lubang jalan ditandai dengan cat putih sebagai peringatan bahaya kepada pengguna jalan.

Tak berbeda jauh kondisi permukaan jalan nasional di wilayah Kecamatan Mojoagung dan Jl Gatot Subroto depan pasar PON Jombang. Selain beberapa ruas mulai banyak berlubang, sebagian permukaannya  juga bergelombang. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia