Senin, 17 Feb 2020
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

HGB Ruko Simpang Tiga Habis, Pemkab Segera Kirim Surat Peringatan

09 Februari 2020, 16: 07: 16 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ruko simpang tiga di Mojongapit

Ruko simpang tiga di Mojongapit (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG  - Usai surat pemberitahuan pemkab tak mendapat respons positif dari pihak penghuni ruko simpang tiga Mojongapit. Dalam waktu dekat pemkab akan segera menindaklanjuti dengan mengirim surat peringatan (somasi) pertama.

”Kemarin draf surat sudah kita koreksi. Rencana siang ini (kemarin, Red) kita gelar rapat tim, namun karena harus takziyah ke Gus Sholah, agenda rapat kita tunda, sebab pejabat pemkab melayat semua tadi,” terang Mujib Syaris Kasidatun Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang, kemarin.

Sampai kapan, Mujib belum bisa memastikan. ”Yang jelas, kita upayakan sesegera mungkin,” tandasnya.

Terkait tujuan agenda rapat, disebutkan Mujib menindaklanjuti aset pertokoan Simpang Tiga Mojongapit usai surat pemberitahuan pemkab tak mendapat respons positif dari pihak penghuni ruko. ”Salah satunya mematangkan rencana mengirim surat somasi kepada pihak penghuni ruko,” tandasnya.

Ditegaskan Mujib, saat ini draf surat sudah selesai dilakukan koreksi, selanjutnya tinggal menentukan jadwal dan teknis mengirim surat teguran pertama tersebut. ”Kemungkinan masing-masing penghuni kita surati sendiri-sendiri atau seperti apa nanti kita tentukan dalam rapat, termasuk deadlinenya sampai kapan, kita bahas juga dirapat,” tandasnya.

Sebelumnya, upaya pemkab mengirim surat pemberitahuan kepada pihak penghuni areal pertokoan Simpang Tiga Mojongapit belum mendapat respons positif. Padahal kemarin (27/1) merupakan batas akhir yang diberikan pemkab kepada penghuni ruko.

”Hari ini (kemarin, Red) terakhir untuk surat pemberitahuan itu. Tetap kita tunggu sampai pukul 24.00,” terang Abdul Majid Nindyagung Kabag Hukum Setdakab Jombang, kemarin.

Sambil menunggu respons dari pihak penghuni ruko, kemarin anggota tim penyelamatan aset daerah menggelar pertemuan dengan tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang guna membahas langkah-langkah yang perlu diambil. “Somasi ini salah satunya, jika memang benar mereka tidak merespons,” imbuhnya.

Namun demikian, terkait dengan opsi mengirim surat somasi tersebut, terlebih dulu pihaknya akan akan menyampaikan kepada Bupati Jombang Mundjidah Wahab. “Jadi sebelum somasi dikirim kita matur ke pimpinan dulu. Fixnya, nunggu arahan pimpinan bagaimana,” sambung Agung. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia