Senin, 17 Feb 2020
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Ada Proyek Pembangunan Sentra Aluminium, DPRD Jombang Akan Panggil OPD

09 Februari 2020, 16: 05: 27 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Lahan yang disiapkan untuk sentra aluminium di Sumobito.

Lahan yang disiapkan untuk sentra aluminium di Sumobito. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Rencana Pemkab Jombang membangun sentra aluminium di Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito mendapat respons dari kalangan dewan. Sebab, para wakil rakyat mengaku belum pernah ada koordinasi rencana proyek tersebut.

”Terkait pembangunan sentra aluminium saya belum pernah mendengar hal itu,” ujar Masud Zuremi, Ketua DPRD Jombang saat dikonfirmasi kemarin.

Dirinya menambahkan, untuk itu pihaknya akan mengintruksikan komisi terkait agar melakukan rapat kerja dengan Pemkab Jombang, membahas hal tersebut. ”Jadi saya masih belum bisa membahas terlalu jauh. Yang jelas kami akan segera intruksikan komisi untuk melakukan RDP (rapat dengar pendapat) dengan Pemkab Jombang,” tegasnya.

Dikatakannya, pemanggilan ini untuk mengklarifikasi rencana pembangunan sentra aluminium yang menelan anggaran hingga puluhan miliar dari APBD. ”Apakah perencanaan sudah dilakukan dengan matang dan dilakukan pengkajian terkait dampaknya ke depan seperti apa,” ujarnya.

Termasuk  terkait sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Apabila belum dilakukan sosialisasi, ditakutkannya terjadi masalah kedepannya. ”Kami sendiri apabila itu untuk kepentingan masyarakat dan tidak merugikan masyarakat mendukung rencana tersebut,” katanya.

Terlebih lagi, di daerah Sumobito memang sangat banyak pengusaha aluminium. Sehingga, memang pengusaha tersebut harus dilakukan pembinaan dari Pemkab Jombang. ”Jadi terkait masalah limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) dari sisa pengolahan slag aluminium harus dilakukan pembinaan bukan dibinasakan,” ungkapnya.

Ini dikarenakan, apabila dimatikan, maka bisa dibayangkan angka pengangguran di Jombang semakin banyak. ”Sehingga, hal ini harus benar-benar dilakukan perencanaan yang matang,” singkatnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, rencana pemkab membangun sentra aluminium di Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito diakui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang. Rencana itu menyedot APBD senilai Rp 23,5 miliar.

Bambang Nurwijanto Kepala dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disgdagrin) Jombang mengungkapkan, tahun ini pekerjaan hanya dilakukan di Desa Bakalan. “Jadi itu sebetulnya anggaran pusat DAK (Dana Alokasi Khusus, Red) Rp 23,5 miliar. Itu nanti dipusatkan di sana (Desa Bakalan, Red),” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Dijelaskan, anggaran sebanyak itu hanya untuk keperluan produksi pengusaha. Itemnya terdiri beberapa macam. Meski tak disebutkan rinci, selain pekerjaan fisik beberapa di antaranya memenuhi kebutuhan yang diperlukan, macam tungku.

Sebab untuk keperluan lahan lanjut dia sudah siap. Pemkab mendapat hibah dari pengusaha yang tergabung dalam satu koperasi dengan luas lahan sekitar 1 hektare. “Jadi itu nanti pengolahan atau produksi aluminium diarahan ke sana. Ada mulai tungku dan sebagainya. Yang jelas untuk proses produksi,” imbuh dia. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia