Kamis, 27 Feb 2020
radarjombang
icon featured
Hukum

Komisi C DPRD Jombang Desak Pelaku Pembuangan Limbah B3 Ditindak Tegas

04 Februari 2020, 19: 30: 30 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Limbah B3 yang dibuang di pekarangan warga Desa Brangkal, Desa Bandar Kedungmulyo.

Limbah B3 yang dibuang di pekarangan warga Desa Brangkal, Desa Bandar Kedungmulyo. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG - Belum ada solusi terkait penanganan limbah bahan beracun berbahaya (B3) abu aluminium di Kabupaten Jombang, kembali menuai respon kalangan dewan. Komisi C DPRD Jombang meminta harus ada tindakan agar penanganan limbah segera teratasi.

“Pemkab harus segera mempunyai solusi untuk penanganan limbah B3,” ujar Khoirul Anam, ketua Komisi C kemarin. Dia mengaku sudah berencana memanggil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang untuk membahas secara khusus pengelolaan limbah tersebut. Hanya saja, rencana itu tertunda karena alasan lain.

“DLH ada kegiatan luar, maka rapat minggu kemarin ditunda,” ungkapnya. Karena itu ia akan segera mengundang kembali OPD tersebut untuk mencari solusi terkait penanganan limbah yang masih belum teratasi sampai sekarang. “Tinggal mengatur waktunya nanti,” tambah Khoirul.

Lebih dari itu, pihaknya berencana melakukan kunjungan ke Kabupaten Jepara bersama DLH Jombang. Menurut dia, Jepara sudah bisa melakukan pengelolaan limbah B3 dengan baik. Bahkan, limbah tersebut bisa digunakan untuk bahan campuran membuat paving maupun batako.

“Ini yang harus kita tiru, bagaimana limbah berbahaya dan beracun bisa dijadikan bahan untuk material bangunan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tenggang waktu tiga hari yang diberikan aparatur kecamatan terkait evakuasi limbah abu aluminium di Dusun/Desa Brangkal, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, ternyata tak dilakukan. Limbah-limbah masih berserakan di lokasi sehingga warga merasa tidak nyaman.

Meski sudah ditutup tanah, limbah abu sebagian terlihat berserakan. Baunya masih tercium dari radius beberapa puluh meter. Terlebih ketika ada hembusan angin, aroma abu aluminium hingga ke rumah warga terdekat. (*)

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia