Senin, 17 Feb 2020
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Perencanaan Pembangunan Sentra Aluminium di Sumobito Belum Rampung

03 Februari 2020, 10: 23: 00 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Sentra pengolahan slag aluminium yang akan dibangun Pemkab Jombang di Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito.

Sentra pengolahan slag aluminium yang akan dibangun Pemkab Jombang di Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Rencana pemkab membangun sentra pengolahan slag aluminium di Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito yang menyedot APBD senilai Rp 23,5 miliar terus berjalan. Saat ini masih proses perencanaan teknis terkait item produksi.

Bambang Nurwijanto Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang menerangkan, perencanaan untuk saat ini belum sepenuhnya kelar. Sebab masih dalam pendalaman konsep produksi. “Jadi sekarang sudah berporses isitilahnya mulai perencanaan, belum masuk lelang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Salah satu item yang tengah dimatangkan berkaitan tempat pembakaran. “Kemarin teman-teman sudah ke Bakalan kaitannya tungku itu nanti konsepnya seperti apa. Apakah pakai kayu bakar atau bagaimana?,” imbuh dia.

Dilihat dari sisi ekonomis menurut Bambang, untuk kayu bakar dirasa pas. “Kalau dari minyak lebih mahal, dan jelas kasihan. Sedangkan kayu ini kan ekonomis, itu nanti pakai tungku yang bagaimana, masih kita kaji,” beber Bambang.

Tidak hanya proses produksi, pada kegiatan itu nantinya juga terdapat pekerjaan fisik. “Memang ada pekerjaan fisik juga, sampai kapannya, paling tidak tahun ini bisa selesai,” pungkas Bambang.

Seperti diketahui, rencana pemkab membangun sentra pengolahan slag aluminium di Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito dibenarkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang. Rencananya, proyek tersebut dianggarkan sebesar Rp 23,5 miliar dari APBD.

Bambang Nurwijanto Kepala Disgdagrin Jombang menyatakan, tahun ini pekerjaan hanya dilakukan di Desa Bakalan. “Jadi itu sebetulnya anggaran pusat DAK (Dana Alokasi Khusus, Red) Rp 23,5 miliar. Itu nanti dipusatkan di sana (Desa Bakalan, Red),” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Terkait lahan yang digunakan untuk lokasi pendirian sentra pengolahan slag aluminium, ditegaskan Bambang sudah siap. Pemkab mendapat hibah dari pengusaha yang tergabung dalam satu koperasi dengan luas lahan sekitar 1 hektare. “Jadi itu nanti pengolahan atau produksi aluminium diarahkan ke sana. Ada mulai tungku dan sebagainya. Yang jelas untuk proses produksi,” bebernya. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia