Senin, 17 Feb 2020
radarjombang
icon-featured
Politik & Pemerintahan

Rp 21 Miliar dari APBD 2020 Tersedot untuk Penataan Jalan Wahid Hasyim

24 Januari 2020, 10: 22: 11 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Jalan KH Wahid Hasyim yang akan ditata ulang pada tahun ini.

Jalan KH Wahid Hasyim yang akan ditata ulang pada tahun ini. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Selain menyiapkan anggaran untuk proyek box culvert di Jl Adityawarman dengan anggaran Rp 39 miliar. Pemkab Jombang juga menyiapkan alokasi Rp 21 miliar untuk penataan Jl KH Wahid Hasyim. Saat ini Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) tengah menyempurnaan berkas sebelum lelang.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Heru Widjajanto menjelaskan, setelah di-dok akhir 2019 lalu, pengerjaan fisik proyek Jl KH Wahid dengan alokasi anggaran cukup banyak mencapai Rp 21 miliar. ”Jadi memang benar, untuk proyek tersebut kita anggarkan Rp 21 miliar,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin (22/1).

Dijelaskan, saat ini PPK tengah menyempurnakan berkas Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal Lalin) dan dokumen lingkungan. Jika awal Februari mendatang dua dokumen tersebut rampung, pihaknya bakal langsung mengajukan ke unit layanan pengadaan (ULP) untuk diajukan lelang. ”Saat ini penyempurnaan sudah jalan, target kita awal Februari kita naikkan,” tambahnya.

Pengerjaan proyek fisik sepanjang 2,1 kilometer itu ditarget rampung Oktober 2020. Sehingga akhir tahun konsep jalan pedestrian yang modern dengan lalin yang tertata rapi dapat terwujud sesuai harapan masyarakat Jombang. ”Selambat-lambatnya kita ingin selesai November sudah semua,” tandasnya.

Heru tak menampik terkait penataan Jl KH Wahid Hasyim harus menata PKL, khususnya yang berjualan di sepanjang RSUD pula dan beberapa titik tertentu. Namun hal tersebut tidak hanya menjadi tanggungjawab Dinas Perkim. Melainkan PR dan sejumlah dinas terkait seperti Disdagrin, Satpol PP, Dishub hingga RSUD Jombang. ”Kita harapkan mereka nanti sudah tertata sebelum proyek dimulai, sehingga bisa berjalan lancar,” pungkas dia. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia