Selasa, 25 Feb 2020
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Ditangkap Polisi karena Nyabu, Sekdes Sumberaji Terancam Diberhentikan

23 Januari 2020, 12: 05: 55 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ilustrasi narkoba

Ilustrasi narkoba (Dok/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Usai ditangkap polisi atas kasus penggunaan sabu-sabu (18/1). Radityo Wisnu Murti, 24, oknum sekretaris Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh ditahan di rutan Mapolres Jombang. Dia pun terancam diberhentikan sementara.

“Secara administrasi kita masih memerlukan surat penetapan tersangka ditahan dan sebagainya. Baru nanti diproses pemberhentikan sementara, itu kewenangannya di kades,” terang Rika Paur Fibriamayusi, Kabid Bina Aparatur Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang kemarin.

Ditambahkan, usai kejadian penangkapan yang dilakukan kepolisian, pihaknya pun sudah mendapat informasi dari kecamatan. “Usai kejadian, Pak Camat sudah bersurat, sudah memberitahukan bahwa ada kejadian ini dan dia (oknum sekdes Sumberaji, Red) sudah ditangkap dan sekarang ditahan,” imbuhnya.

Untuk mengisi kekosongan tugas yang ditinggalkan oknum sekdes, pemerintah desa bisa menunjuk pelaksana harian. ”Karena sifatnya nanti pemberhentian sementara, jadi bisa diisi Plh,” imbuhnya.

Pemberhentian tetap lanjut Rika baru akan dilakukan ketika kasusnya sudah diputuskan pengadilan. “Ya, setelah inkrah baru diberhentikan tetap, setelah itu pula bisa diisi perangkat baru lagi,” ungkap Rika.

Wisnu sendiri, menurut Rika adalah hasil rekrutmen perangkat yang dilakukan beberapa tahun sebelumnya. Bahkan, di desa, ia dikenal sebagai perangkat yang bermasalah.

Rika menyebut, dari laporan yang ia terima, Wisnu seringkali membolos kerja dengan alasan tak jelas. Bahkan, sang kades beberapa kali harus berkonsultasi kepada pihaknya untuk pemberian sanksi. “Sementara ini masih sanksi lisan, sudah beberapa kali dikonsultasikan juga kok ke kita,” tambahnya.

Sebelumnya, Radityo Wisnu Murti, 24, Sekdes Sumberaji, Kecamatan Kabuh dicokok polisi di rumahnya pada Sabtu (18/1) dini hari. Wisnu, ditangkap polisi atas kepemilikan narkoba jenis sabu. Kepada petugas oknum sekdes mengaku baru sekitar setahun mengosumsi sabu-sabu.

Dalam penggeledahan itu, polisi menemukan barang bukti di antaranya, satu bungkus bekas rokok di dalamnya terdapat lima plastik klip diduga masih ada sisa sabu habis dipakai, rencekan aluminium foil diduga ada sisa sabu habis dibakar, satu gulung aluminium foil sebagai alat untuk memakai sabu, satu buah botol bekas minuman rakitan sebagai alat hisap sabu, dua buah korek api warna kuning sebagai kompor, satu buah HP merek Docomo warna hitam berikut simcardnya. Atas perbuatannya, polisi menjeratkan pasal 112 ayat (1) Jo pasal 127 ayat (1) huruh (a) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia