Sabtu, 29 Feb 2020
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Kecelakaan Maut Xenia vs Tronton di Mojoagung, Tiga Orang Tewas

21 Januari 2020, 09: 16: 25 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kondisi mobil yang terlibat kecelakaan di Mojoagung.

Kondisi mobil yang terlibat kecelakaan di Mojoagung. (Achmad RW/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Kecelakaan maut melibatkan mobil dan truk terjadi di ruas Jalan nasional Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang Senin dini hari kemarin (20/1). Akibatnya, sopir dan dua penumpang mobil tewas.

"Dua korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban tewas setelah mengalami perawatan di rumah sakit, sisanya ada yang kritis juga luka berat dan masih dirawat," terang Kasatlantas Polres Jombang, AKP Ahmad Risky Caropeboka kemarin.

Kecelakaan ini bermula saat mobil Xenia bernopol AE 958 BM melaju dari arah barat atau dari Jombang menuju Mojokerto. Begitu di lokasi kejadian, mobil yang disopiri Urip, 54, warga Jl Ciliwung Taman Madiun dan berpenumpang delapan orang ini tiba-tiba  oleng. "Dari pengamatan tadi, awalnya di jalur sebelah kiri, tapi tiba-tiba oleng dan menyeberang jalur," lanjutnya.

Nahas, dari arah berlawanan tengah melintas sebuah truk tronton S 8555 UH yang disopiri Eko Prahwono 36, warga Kediri. Dua kendaraan inipun akhirnya bertabrakan pada bagian depan. "Dua kendaraan sudah mencoba menghindar, tapi karena kecepatan tinggi, akhirnya tetap bertabrakan," imbuh Risky.

Akibat tabrakan ini mobil Urip rusak parah. Bagian depan mobil ringsek dan nyaris tak berbentuk. Begitupun jok dalam mobil dalam posisi tak beraturan. "Truk juga ringsek bagian depan, hanya saja sopirnya tidak luka," lontar dia.

Tak hanya itu, akibat benturan keras dua kendaraan, Urip dan istrinya Asmiti, 45 yang duduk di kursi samping tewas seketika di lokasi kejadian. Sementara Muhammad Zainuri, 41, penumpang yang sempat menerima perawatan, akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RSUD Jombang, kemarin siang.

"Satu orang lagi luka berat masih diobservasi untuk CT Scan, sedangkan sisa penumpang lain luka ringan," tambahnya. Dari olah kejadian perkara, Rizki mengungkapkan kecelakaan ini diduga akibat sopir Xenia memaksakan berkendara meski dalam kondisi mengantuk. "Kalau dilihat tadi dari pengereman pertama sampai dia tabrakan itu jaraknya 21 meter, kemungkinan besar tidak ngantuk lagi, kalo begitu sopirnya diduga sudah tidur," pungkasnya. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia