Kamis, 27 Feb 2020
radarjombang
icon featured
Events

Demi Lomba Mewarnai, Peserta dari Plandaan Tempuh Perjalanan Dua Jam

19 Januari 2020, 16: 59: 37 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Para orang tua yang mendampingi anaknya mengikuti Lomba Apresiasi Pasta Warna Fingerprint.

Para orang tua yang mendampingi anaknya mengikuti Lomba Apresiasi Pasta Warna Fingerprint. (Wenny Rosalina/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Mengikuti Lomba Apresiasi Pasta Warna Fingerprint di Jombang kota, dianggap seperti rekreasi.  Peserta terpencil dari Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan misalnya, harus menempuh perjalanan hingga dua jam untuk sampai di gedung Pemkab Jombang. 

“Wah senang sekali anak-anak ikut lomba ini, karena sama seperti rekreasi, maklum dari pelosok, jadi ke kota seperti hal yang wah,” ungkap Sumiasih, mantan Ketua Himpaudi Plandaan. Peserta dari Desa Jipurapah cukup banyak, satu kelas ikut semua. Dengan menggunakan armada elf, rombongan menempuh perjalanan kurang lebih dua jam untuk sampai ke Kantor Pemkab Jombang. 

Rombongan ibu anak ini berangkat dari Desa Jipurapah pukul 05.00. Karena akses jembatan yang tidak bisa dilintasi mobil, rombongan harus muter melalui Desa Tanjungwadung, Kecamatan Kabuh, baru menuju ke Jombang kota. “Tapi semangatnya anak-anak dan guru luar biasa, kalau ada event di kabupaten pasti semangat ikut,” tambahnya. 

Tak hanya mendampingi, para ibu ini juga ikut membantu anaknya mewarnai media gambar.

Tak hanya mendampingi, para ibu ini juga ikut membantu anaknya mewarnai media gambar. (Wenny Rosalina/Jawa Pos Radar Jombang)

Begitu informasi lomba mewarnai tingkat kabupaten dilaksanakan di Jombang, semua menyambut antusias. Apalagi tempatnya di Kantor Pemkab Jombang. “Banyak yang belum tahu, pingin tahu pemkab dan pingin ketemu bupati,” imbuh dia. Setelah selesai, bisa dipastikan mereka tidak langsung pulang. Terlebih dulu mampir ke tempat-tempat keramaian. Seperti Taman Kebonrojo, Taman Kebonratu, pusat perbelanjaan, Alun Alun, Balai Tani dan sejumlah tempat lain. “Pasti mampir-mampir dulu,” tambahnya. 

Hal sama juga dilakukan peserta dari Kecamatan  Wonosalam. Rata-rata, rombongan berangkat 05.30 dan 06.00 karena sudah disarankan tiba di Jombang pukul 07.00-07.30. Setelah selesai, rombongan dari Kecamatan Wonosalam juga tidak langsung pulang. Ada yang sekalian berbelanja, berenang atau sekedar bermain di Taman Kebonrojo maupun Taman Kebonratu Jombang. 

“Karena dikoordinir lembaga masing-masing, jadi semua punya tujuan berbeda. Yang jelas selesai lomba pasti banyak yang tidak langsung pulang, tapi sekalian berwisata,” pungkas Wakil Ketua Himpaudi Wonosalam, Yayuk Ika Fitria. (*)

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia