Jumat, 21 Feb 2020
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Pemkab Tak Berani Buka Data, Pembagian Kios di Makam Gus Dur Janggal

15 Januari 2020, 10: 05: 53 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kios baru di terminal makam Gus Dur.

Kios baru di terminal makam Gus Dur. (Azmy Endiyana/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Nurrohman aktivis LSM Pos Paham menilai ada kejanggalan dalam pembagian kios wisata makam Gus Dur. Bila tidak ada masalah pembagian kios, sudah sewajarnya pemkab berani buka data. 

“Harusnya tidak boleh menutupi, harus dibuka siapa-siapa saja yang menerima kios,” ucapnya. Jika tetap tidak berani membuka data, tidak menutup kemungkinan ada permainan dalam pembagian kios hanya untuk mencari keuntungan sendiri. 

Terlebih, ada beberapa organisasi seperti Fatayat, Muslimat, dan Dekranasda yang juga mendapat jatah kios. padahal masih banyak pedagang yang belum kebagian kios. ”Dikhawatirkan atas nama organisasi tapi kios digunakan untuk pribadi,” terangnya. 

Menurut dia, organiasi bisa diberi jatah satu kios untuk  dikelola bersama. Sehingga sisanya bisa digunakan untuk pedagang yang masih belum kebagian. ”Apa Fatayat maupun Muslimat itu pedagang. Memang untuk mengembangkan organisasi baik, tapi kenapa harus banyak-banyak, cukup satu dikelola bersama,” tegasnya seraya meminta pemkab lebih terbuka dan adil. (*)

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia