alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Puluhan Ribu Siswa SD di Jombang Belum Cairkan Dana PIP

07 Januari 2020, 11: 40: 27 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Kabupaten Jombang Agus Purnomo

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Kabupaten Jombang Agus Purnomo (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Memasuki awal 2020, pemerintah pusat mencairkan dana bantuan pendidikan program Indonesia pintar (PIP) kepada ribuan siswa SD di Kabupaten Jombang. Total dana yang dicairkan mencapai Rp 12 miliar. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Kabupaten Jombang Agus Purnomo menyampaikan, proses pencairan bantuan PIP sudah dimulai sejak kemarin (6/1). 

Para siswa penerima bantuan pendidikan dapat mencairkan melalui ATM maupun bank penyalur. ”Iya memang sudah cair,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Agus menambahkan, dana yang cair tersebut diperuntukkan bagi siswa yang sudah melakukan aktivasi. Dari total keseluruhan siswa di Jombang, penerima PIP ada 59.281 siswa. 

Kendati demikian, yang sudah melakukan aktivasi baru 30.639 siswa. ”Jadi yang sudah mencairkan adalah yang sudah mengaktivasi totalnya, sebesar Rp 12.337.425.000,” jelas dia memerinci.

Dari jumlah tersebut, masih ada penerima yang belum melakukan aktivasi yakni sebanyak 28.641 siswa dengan jumlah dana yang belum cair sekitar Rp 11.688.525.000. ”Artinya total persentase yang cair adalah 51,68 persen,” papar dia. 

Dana bantuan tersebut, diberikan pemerintah pusat setiap tahun. Pemerintah langsung mentransfer ke rekening masing-masing penerima dan bisa dicairkan langsung melalui bank penyalur. ”Jadi kita hanya sebatas mendapat laporan,” jelas dia.

Jumlah penerima masing-masing per siswa juga berbeda nominalnya. Misalnya, untuk kelas 1 dan kelas 6 menerima Rp 225 ribu per tahun dan kelas 2 – 5 mendapat Rp 450 ribu per tahun. ”Pemberiannya per tahun, pencairannya bisa kapan saja tergantung sekolah masing-masing,” tandasnya. 

Di samping itu, dari data yang diterima, masih ada sekitar tujuh ribu siswa di Jombang yang menerima dana bantuan PIP belum memiliki ATM. Sehingga mereka harus antre di bank penyalur untuk bisa menerima PIP. ”Kemarin memang belum semua diberikan ATM. Itu kan dari pusat, yang diberikan belum semua,” pungkasnya. 

Dikonfirmasi terpisah, Agus Suryo Handoko Kabid Pembinaan SMP Dinas P dan K Jombang belum bisa menjelaskan secara rinci mengenai pencairan PIP jenjang SMP. Dia menjelaskan, dana bantuan tersebut langsung diberikan ke siswa tanpa melalui dinas terkait. ”Pencairan PIP itu oleh peserta didik, saat ini kita belum dapat laporan dari sekolah,” pungkasnya singkat. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia