alexametrics
Rabu, 08 Apr 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Penjaga Makam Asal Gedongombo Ploso Tewas Saat Kencan di Klubuk Kabuh

06 Januari 2020, 10: 55: 18 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Trimo, 57, seorang penjaga makam ditemukan tewas di Dusun Klubuk, Desa Sukodadi, Kecamatan Kabuh

Trimo, 57, seorang penjaga makam ditemukan tewas di Dusun Klubuk, Desa Sukodadi, Kecamatan Kabuh (Istimewa/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Trimo, 57, seorang penjaga makam ditemukan tewas di Dusun Klubuk, Desa Sukodadi, Kecamatan Kabuh, Sabtu (4/1) pagi. Jasad warga Dusun Kalimati, Desa Gedongombo, Kecamatan Ploso ini ditemukan terkapar di atas ranjang saat berkencan.

“Pelaku ditemukan dalam kondisi tewas pukul 07.30. Saat itu, korban sedang berkencan dengan teman wanitanya,” terang Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan, kemarin. Menurutnya, kejadian ini berlangsung di sebuah rumah milik Lamini yang memang sering disewakan kepada pengunjung. Lokasinya tak jauh dari eks lokalisasi Klubuk.

Pukul 07.00, Trimo datang dengan seorang wanita untuk menyewa salah satu kamar. “Dari keterangan pemilik rumah, korban memang seringkali menyewa kamar dengan wanita yang juga sama,” lanjutnya. Hingga 30 menit kemudian, wanita yang tak diketahui identitasnya ini tiba-tiba keluar dari kamar dan lari dari rumah Lamini.

Karena curiga, Lamini bersama anaknya mengecek kondisi kamar yang terbuka. “Saat itulah korban terlihat dalam posisi terlentang, hanya mengenakan kaos putih sama celana pendek, waktu diperiksa ternyata sudah meninggal dunia,” tambah Rudi.

Polisi yang menerima laporan, langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah kejadian perkara. Dokter dari puskesmas didatangkan untuk melakukan visum luar. “Hasilnya tidak ditemukan bekas tanda penganiayaan, namun jenazah korban dibawa ke RSUD untuk diperiksa lebih lanjut,” imbuhnya.

Dari pemeriksaan lanjutan itu polisi menyebut Trimo tewas karena serangan jantung. Hal ini dikuatkan dengan rekam medik penjaga makam di Kauman Kabuh ini yang menyebut ada riwayat penyakit jantung. “Sebulan lalu korban periksa dan ada pembengkaan jantung, jadi dugaan kuat ini penyebabnya,” pungkas Rudi. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia