Selasa, 19 Nov 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Kalangan Budayawan Jombang Desak Pemkab Ganti Nama ‘Gang Kondom’

13 Agustus 2019, 07: 59: 33 WIB | editor : M Nur Kholis

Papan nama 'Gang Kondom' di permukiman warga Dusun Sumberwinong, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang.

Papan nama 'Gang Kondom' di permukiman warga Dusun Sumberwinong, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang. (FOTO: MARDIANSYAH TRIRAHARJO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG, Radar Jombang – Pemberian nama ‘Gang Kondom’ sebuah gang di  Dusun Sumberwinong, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, memunculkan polemik. Kalangan pegiat budaya Jombang.

Seperti disampaikan Dian Sukarno,  yang menolak penamaan ‘Gang Kondom’. Meski niatnya baik, sebagai program kampung Keluarga Berencana (KB), namun ada yang kurang tepat pada pemilihan kata untuk nama gang. “Pilihan kata kondom bagi kami memiliki makna negatif jika digunakan sebagai nama pada sebuah tempat. Apalagi kalau yang bermukim ada anak dibawah umur,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang, beberapa waktu lalu.

Kata kondom menurut Dian, menjadi tidak etis jika dikonsumsi anak di bawah umur sebagai wacana dan bahan pembicaraan. “Apa jadinya jika mereka bertanya kondom itu apa. Sebagai orang tua jawaban apa yang pas disampaikan kepada mereka? Tentu sangat sulit,” imbuhnya. Jika terjadi salah penafsiran, menurut Dian kondom bisa dianggap sebagai barang yang boleh digunakan siapa saja. “Ini yang bahaya,” ujarnya.

Selain itu memberi nama ‘Gang Kondom’  juga kurang tepat menurut aspek budaya. ’’Desa Banjardowo dalam ceritanya tidak bisa dipisahkan dari sejarah kerajaan Majapahit. Rasanya kurang etis jika salah satu gang permukiman diberi nama itu,” tambahnya. Dian mengusulkan, ‘Gang Kondom’ diganti dengan nama lain. “Masih banyak pilihan kata dalam bidang keluarga berencana yang bisa digunakan sebagai nama,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Jombang Nur Kamalia mengakui penamaan ‘Gang Kondom’ di  Desa Banjardowo menimbulkan pro kontra. “Kami sudah menerima laporannya. Mempertimbangkan masukan dari banyak pihak, kami akan merumuskan nama baru untuk gang itu,” katanya.

Pihaknya menjelaskan, pemilihan nama ‘Gang Kondom’ dilakukan sendiri oleh masyarakat setempat. “Dalam program Kampung KB, ada kegiatan yang namanya rembung warga. Dari kegiatan itu, masyarakat yang menentukan sendiri nama untuk jalan permukiman. Jadi pemberian nama itu bukan kami atau provinsi, tapi masyarakat sendiri,” tambahnya. Dalam merumuskan nama baru tersebut, tambah Nur Kamalia, pihaknya akan melibatkan pemerintah desa setempat. (*)

(jo/mar/nk/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia