Senin, 18 Nov 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Akibat Kendala Teknis, 52 Siswa di Jombang Terpaksa Ikuti UNBK Susulan

10 April 2019, 13: 12: 13 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ilustrasi; Pelaksanaan UNBK jenjang SMA beberapa waktu lalu.

Ilustrasi; Pelaksanaan UNBK jenjang SMA beberapa waktu lalu. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Sejumlah 52 siswa jenjang SMA/SMK dan MA dijadwalkan akan mengikuti ujian susulan pekan depan. Ini setelah saat pelaksanaan UNBK utama kemarin terjadi beberapa kendala mulai dari server diserang virus hingga susah login.

Kepala Cabdisdik Wilayah Kabupaten Jombang Fathurrahman menjelaskan, ada 52 siswa yang mengikuti unas susulan. Untuk jenjang SMK diantaranya, 1 siswa dari SMK Budi Utomo Perak, 1 siswa dari SMK Nahdlatul Ulama 01 Jogoroto, 1 siswa dari SMKN 2 Jombang, 1 siswa dari SMK Negeri Mojoagung, 1 siswa dari SMK Satria Bareng dan 1 siswa dari SMK Sultan Agung 1 Tebuireng.

Sedangkan untuk jenjang SMA, diantaranya 1 siswa dari SMKN 3 Jombang, 1 siswa dari SMA Darul Ulum Tapen dan 38 siswa SMA PGRI 2 Jombag. “Khusus siswa SMA PGRI 2 Jombang ini berasal dari satu kelas yang tidak bisa mengikuti UNBK karena server komputer diserang virus,” terangnya.

Untuk jenjang MA diantaranya, 6 siswa dari  MAN 1 Jombang, MAN 6 Jombang, MA Salafiyah Syafi'iyah Cukir, MA Al Urwatul Wutsqo Diwek, MA Al – Bairuny Jombang, dan MA Al Washoya Ngoro. ”Jadi total secara keseluruhan ada 52 siswa, meliputi 6 siswa SMA, 6 siswa MA dan 40 siswa SMA,’’ ujar dia kemarin.

Jumlah mapel yang akan diikuti siswa juga bervariatif. Ada satu siswa yang mengikuti mapel Bahasa Indonesia saja, ada juga siswa mengikui empat mapel yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, matematika dan teori kejuruan. ”Pelaksanaan UNBK jenjang SMA baru selesai kemarin, sehingga baru kami rekapitulasi,’’ paparnya.

Adapun penyebab siswa dinyatakan gagal mengikuti UNBK utama, jelasnya, karena beberapa kendala teknis di sekolah sehingga siswa tidak bisa mengikuti pas hari H UNBK. ”Kendala teknis misalnya komputer diserang virus atau siswa sakit saat UNBK,’’ terang Fathur.

Sesuai juknis dari Dinas Pendidikan Jawa Timur, pelaksanaan UNBK susulan akan dihelat pada 15-16 April mendatang. ”Sesuai juknis dilaksanakan dua hari itu,’’ pungkasnya. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia