Minggu, 19 May 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Realisasi Proyek Embung untuk Atasi Banjir Mojoagung Berjalan Lamban

10 April 2019, 11: 18: 48 WIB | editor : M Nur Kholis

Kondisi banjir di Dusun Kebondalem, Desa Kademangan Kecamatan Mojoagung ini paling parah.

Kondisi banjir di Dusun Kebondalem, Desa Kademangan Kecamatan Mojoagung ini paling parah. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Rencana Pemkab Jombang membangun embung di hulu Sungai Gunting sebagai upaya pengendalian air, belum sepenuhnya berjalan. Hingga kini, progresnya masih berkutat pada proses administrasi untuk penentuan appraisal pembebasan lahan.

Ini yang dikatakan Dinas PUPR Jombang melalui Kabid Sumber Daya Air Imam Bustomi. Menurutnya, rencana pembuatan embung itu hingga kini masih berjalan. Kendati dengan ritme yang terbilang sangat lambat. Prosesnya kini menurut Bustomi masih pada sisi penunjukan konsultan yang nantinya akan menetapkan nilai appraisal tanah.

’’Embung Karangan masih proses penunjukan terkait dengan konsultan  appraisal, prosesnya masih administrasi,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jombang. Ditambahkan, appraisal akan menghitung nilai tanah per meter perseginya yang nantinya akan dibeli pemkab dari warga terdampak. Ia menyebut, luasan tanah yang akan dipakai mencapai lima hektare. ’’Luas totalnya nanti lima hektare, lokasinya di Desa Karangan, Kecamatan Bareng,” lanjutnya.

Kendati demikian, ia menyebut tahun ini direncanakan seluruh proses pembebasan tanah akan selesai. Anggaran disebutnya juga sudah siap, meski ia tak menyebut pasti berapa nilainya.

’’Yang jelas ya tahun ini kita berharap semua sudah selesai, artinya sudah bisa bebas tanahnya.  Jadi setelah nanti appraisal jadi, kita langsung sosialisasi ke masyarakat desa dan harapannya bisa langsung disertai pembebasan,” imbuhnya.

Permasalahan wilayah yang sempat muncul, lantaran berada di perbatasan Kabupaten Jombang dan Kediri, kini sudah tak ada masalah. Lantaran menurut pengalaman beberapa wilayah lain, pembebasan tetap bisa dilakukan Pemerintah Kabupaten Jombang. ’’Kalau informasi sementara dari BPN dari appraisal berdasar pengalaman, jadi tidak masalah dibebaskan Pemkab Jombang melalui BPN setempat. Jadi untuk masalah lokasi sudah aman,” pungkasnya. 

Setahun lalu, saat banjir besar melanda Mojoagung (22/2/2018) Pjs Bupati Jombang Setiajit mengungkapkan rencana pemkab untuk segera membuat embung di hulu Sungai Gunting untuk mencegah banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Jombang setiap kali hujan deras turun di wilayah hulu.

Ia menyebut,akan terus berusaha mendorong agar pembangunan embung ini segera bisa direaslisasi. “Insyaallah nanti saya push juga dalam beberapa bulan terakhir ini untuk percepatan pembebasan lahannya,” lanjutnya. 

Apalagi menurutnya, koordinasinya dengan Dinas Pengairan Propinsi Jawa Timur sudah dalam kata sepakat untuk membangun embung berapapun jumlahnya di Jombang.  ’’Kami sudah berhubungan dengan Dinas Pengairan Provinsi, selama disediakan lahan, Dinas Pengairan Provinsi Jatim bersedia membangun embung berapapun asal lahannya ada. Ini kan tentu kesempatan yang bagus untuk pencegahan banjir di Kabupaten Jombang ini,” ujarnya tahun lalu. (*)

(jo/ang/nk/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia