Senin, 26 Aug 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Komisi C Desak Pemkab Jombang Inventarisir Jalan Kabupaten yang Rusak

09 April 2019, 11: 18: 02 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Salah satu ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan cukup parah.

Salah satu ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan cukup parah. (Azmy Endiyana/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Masih banyak keluhan masyarakat terkait jalan rusak baik jalan nasional maupun kabupaten, mendapat atensi serius dari kalangan dewan. Mereka meminta Pemkab Jombang untuk segera menginventarisir keberadaan jalan yang butuh perhatian itu.

”Dinas terkait harus mempunyai data, mana-mana jalan yang membutuhkan perbaikan segera,” ujar Miftahul Huda, Ketua Komisi C DPRD Jombang, kemarin. Dengan inventarisir data tersebut, pemkab bisa mengetahui titik-titik mana yang harus mendapat skala prioritas.

”Dengan begitu perbaikan jalan bisa dilakukan dengan maksimal,” ungkapnya. Dia menambahkan, perbaikan jalan memang harus segera dilakukan. Jangan sampai, proyek perbaikan jalan dikerjakan dengan waktu yang sangat mepet. Sebab, biasanya akan berdampak pada kualitas pekerjaan yang terkesan asal-asalan.

”Jangan sampai pekerjaan menjadi molor,” imbuhnya. Menurut Huda, sapaan akrabnya, tidak hanya jalan kabupaten yang membutuhkan perhatian, sejumlah titik jalan poros desa juga harus menjadi perhatian dari pemerintah daerah. Karena sampai saat ini masih jalan desa yang rusak parah, bahkan tidak bisa dilewati kalau musim hujan. 

Apalagi, kondisi jalan rusak itu diakui atau tidak, turut menjadi pemicu banyaknya angka kecelakaan lalulintas di Jombang. Sehingga jika tidak segera diperbaiki, maka angka lakalantas di Jombang semakin bertambah banyak. ’’Bila tidak ada anggaran, ada pemeliharaan secara tambal sulam,” beber Huda. 

Lebih lanjut ia memberi saran, apabila ada alokasi anggaran perbaikan tahun ini, maka lebih baik digunakan pembangunannya dengan rigit beton. Dengan harapan, mutu dan kualitas bisa lebih baik dan jalan bisa digunakan dengan tenggang waktu lebih lama. ”Asalkan pembangunan tidak asal-asalan dan sesuai,” katanya. 

Dirinya tetap berharap pemkab segera melakukan inventarisasi jalan rusak. ”Karena kalau musim hujan seperti ini  lubang tidak terlihat akibat genangan air, itu sangat berbahaya dan rawan sekali terjadi kecelakaan lalu lintas,” pungkas Huda. (*)

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia