Senin, 17 Jun 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Polisi Gagalkan Pengiriman Miras dari Wilayah Tuban ke Jombang

08 April 2019, 15: 14: 28 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Puluhan botol miras yang ditemukan polisi dari dalam mobil milik Zainal Abidin.

Puluhan botol miras yang ditemukan polisi dari dalam mobil milik Zainal Abidin. (Istimewa)

JOMBANG –  Zainal Abidin, 27, warga Desa Jabon, Kecamatan Jombang harus berurusan dengan polisi. Aksinya menyelundupkan minuman keras (miras) dari Tuban berhasil digagalkan. Polisi mengamankan mobil pengangkut berikut puluhan botol miras jenis arak putih.

”Pelaku sudah kita intai lama, akhirnya kemarin bisa kita sergap,” terang Kasatsabhara Polres Jombang AKP Dwi Basuki Nugroho.

Penangkapan pelaku bermula informasi warga petugas jaringan peredaran miras yang memasok  ke sejumlah pengecer di wilayah Jombang. Petugas bergerak melakukan penyelidikan.

Upaya petugas membuahkan hasil. Itu setelah petugas mengendus kendaraan mobil pelaku. ”Informasinya sering digunakan untuk menyelundupkan miras dari Tuban ke Jombang,” bebernya.

Untuk menghindari petugas, pelaku sengaja mengirim barang dini hari. Tak mau kecolongan, petugas memasang orang guna melakukan pengintaian.

Upaya petugas membuahkan hasil. Tepatnya Sabtu malam, polisi menyebar anggota di sejumlah titik. Menjelang Minggu (7/4) dini hari, petugas mendapati sebuah mobil  melintas di Jl Kemuning, wilayah Candimulyo, Kecamatan Jombang.

Melihat ciri-ciri mobil dan gerak geriknya yang mencurigakan, petugas pun segera mengejar dan menghentikan laju kendaraan. Setelah digeledah, ternyata benar, ditemukan miras jenis arak putih. ”Total ada lima dos kita amankan, isinya ada 60 botol miras jenis arak putih,” bebernya.

Petugas pun segera menggelandang pelaku berikut barang bukti miras ke Mapolres Jombang guna pemeriksaan lebih lanjut. ”Pengakuannya barang-barang tersebut didatangkan dari Tuban, tadinya mau dikirim ke sejumlah pengecer di wilayah Jombang. Masih kita dalami kasusnya,” imbuhnya.

Tidak hanya sekali ini, pemuda pengangguran sudah cukup sering menyeludupkan miras dari wilayah Tuban. ”Pengakuannya sudah sekitar delapan kali, masih kita dalami,” singkatnya. 

Sebelumnya, Sutarno, 42, warga Dusun Gedon, Desa Tanjungtani, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk harus berurusan dengan polisi. Dirinya disergap petugas lantaran menyelundupkan miras jenis anggur ke wilayah Jombang (21/3).

Dari tanganya, petugas menyita 4 dos anggur malaga, 2 dos anggur ginseng,10 Dos Anggur merah, 4 dos  singaraja, 1 dos anggur bulson, 2 dos  anggur koleson besar, 1 dos anggur koleson kecil, 14 dos botol kosong berbagai jenis. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia