Minggu, 19 May 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Gelapkan Uang Perusahaan, Kepala Gudang Minyak dan Air Mineral Dibui

08 April 2019, 09: 23: 09 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ilustrasi; penggelapan uang

Ilustrasi; penggelapan uang (Dok/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Ratna Dwirahayu SW, 25, warga Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang terpaksa harus berurusan dengan polisi. Ini setelah dia ditangkap atas dugaan penggelapan uang perusahaan tempatnya bekerja, Jumat kemarin (5/4).

Kapolsek Jombang Kota AKP Suparno menjelaskan, penangkapan bermula dari laporan PT SASKM (Sentong Arto Sultan Keraton Mojopahit) terkait adanya selisih laporan uang yang dilakukan kepala gudang ini di cabang perusahaan di Desa Jabon, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

“Pelaku sudah dua tahun bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang distribusi minyak dan air mineral. Posisinya sebagai kelapa gudang yang bertugas mengawasi keluar masuk serta pendataan barang,” terangnya. Hingga beberapa bulan terakhir, pihak perusahaan mengaku sering ada selisih uang. Hingga audit dilakukan, ternyata ditemukan bukti jika pelaku sengaja mengurangi setoran.

“Ya, ketahuannya pada saat audit, korban terbukti menggunakan uang setoran untuk kepentingannya sendiri. Jangka waktunya sebulan terakhir,” lanjut dia. Perusahaan merugi hingga Rp 6,2 juta. Polisi yang bergerak juga membawa sejumlah barang bukti. “Pelaku kita amankan tanpa perlawanan. Barang bukti yang kita amankan ATM, slip gaji, bukti absensi karyawan dan nota tunai yang digunakan tersangka,” imbuh Suparno.

Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatan karena untukmemenuhi keperluan sehari-hari.  Kini, dia harus mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Pelaku diancam pasal 374 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara,” pungkasnya. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia