Kamis, 23 Jan 2020
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Baru Diresmikan Presiden, Plafon Museum di Kawasan Makam Gus Dur Jebol

07 April 2019, 18: 38: 21 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Pladon Minha yang jebol, padahal belum lama diresmikan Presiden Joko Widodo.

Pladon Minha yang jebol, padahal belum lama diresmikan Presiden Joko Widodo. (Achmad RW/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Meski belum lama diresmikan, kondisi Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asyari (Minha) ternyata mulai rusak.  Kerusakan terlihat di ruangan koleksi tradisi. Dari pengamatan Jawa Pos Radar Jombang, lokasinya berada di sisi lorong kanan jika pengunjung masuk dari pintu depan. Di ruangan paling depan di lorong ini, pojok ruangannya nampak tak biasa.

Susunan asbes sepanjang satu meter terlihat ambrol pada bagian ini. Di bawah asbes yang ambrol, air bekas rembesan juga terlihat berceceran dan menggenagi lantai. Sebuah timba berwarna merah terlihat diletakkan di bawah lubang menganga ini untuk menampung air yang mengucur.

Kondisi ini tentu dikeluhkan beberapa pengunjung. Rusaknya bangunan  yang masih baru ini, menurutnya, sangat memalukan. “Ya ini kan baru, barangnya juga belum banyak kok bisa sampai rusak begitu kan ya sayang saja. Mengganggu pemandangan juga,” ucap Wanodya, pengunjung museum.

Ia pun berharap kerusakan itu segera diperbaiki agar tak  meluas. “Ya harusnya cepat saja diperbaiki, tanggung jawabnya siapa ya segera ditindak lanjuti,” pungkas pengunjung dari Jawa Tengah ini.

Menurut Ahmadun, penjaga museum, rusaknya asbes pada ruangan koleksi telah berlangsung beberapa hari terakhir. Usai hujan deras mengguyur museum ini. “Baru beberapa hari kemarin waktu hujan datang itu. Kita juga pasang timba itu untuk menampung air bocoran,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Menurutnya, kerusakan ini kemungkinan besar diakibatkan adanya air yang terbawa angin saat hujan datang dan merembes ke bagian plafon lantai dasar itu. “Kemungkinan besar memang airnya merembes dari luar, waktu hujan datang kemudian jebol itu plafonnya. Kan lantai dua juga tidak ada masalah itu, Cuma bagian itu saja,” lanjutnya.

Pihaknya juga mengakui  belum ada perbaikan dari pihak terkait untuk jebolnya plafon ini. Namun upaya pelaporan sudah dilakukan. “Ya kita kan menjaga saja, untuk laporan sudah, mungkin tinggal menunggu saja perbaikannya,” pungkasnya. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia