Senin, 18 Nov 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Head to Head Dua Sepeda Motor di Jalan Raya Mojoagung, Satu Tewas

04 April 2019, 15: 02: 18 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. (Istimewa)

Share this      

JOMBANG - Dua motor terlibat adu banteng di Jalan Raya Desa Karangwinongan Mojoagung Selasa (2/4) petang kemarin. Akibat kejadian ini satu korban tewas di lokasi akibat luka yang diderita.

Kanit Laka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman menjelaskan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 18.00. Bermula saat sebuah sepeda motor bernopol  L 5884 BX berjalan dari arah utara ke selatan.

Sesampainya di lokasi kejadian, motor yang dikendarai Mujiyo, 44, warga Desa Jenisgelaran, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang ini bermaksud mendahului kendaraan di depannya. “Dia mau nyalip kendaraan depan yang tidak diketahui nopolnya, namun gerakannya terlalu ke kanan,” terang Sulaiman.

Berjalan terlalu ke kanan dengan kecepatan tinggi, Mujiyo tak memperhatiakn motor bernopol W 2885 UU dari arah sebaliknya. Nahas, tabrakan adu banteng antara dua kendaraan ini tak terhindarkan. “Tabrakannya adu banteng, jadi dari arah utara ada kendaraan Mujiyo sementara dari selatan ada motor W 2885 UU atas nama Muhamad Ma'rufuddin, 46,” lanjutnya.

Akibat kecelakaan ini, kedua pengemudi motor sempat terlempar dari motornya. Dua motor yang terlibat juga mengalami kerusakan parah di beberapa bagiannya. Ma’rufudin, warga Sidoarjo pengemudi motor W 2885 UU, hanya mengalami luka ringan. Sementara Mujiyo, tewas di lokasi setelah menderita luka parah.

“Korban meninggal langsung dievakuasi, yang luka ringan juga mendapat pertolongan di rumah sakit terdekat. Kedua kendaraan juga langsung dievakuasi,” imnbuh Sulaiman.

Dari hasil olah kejadian perkara, polisi menyimpulkan kecelakaan ini disebabkan Mujiyono yang teledor saat menyalip. “Faktor yang mempengaruhi laka lantas adalah pengendara sepeda motor Honda Beat L 5884 BX terlalu ke kanan saat mendahului, dan tidak memperhatikan depan,” pungkasnya. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia