Senin, 23 Sep 2019
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Imbas Kekosongan Jabatan, Asisten II Rangkap Plt Kepala DPMPTSP

04 April 2019, 14: 48: 55 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang Jufri

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang Jufri (Achmad RW/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang Jufri mendapat tugas tambahan. Yakni, juga menjabat Plt (pelaksana tugas) Kepala DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kabupaten Jombang, menyusul pejabat lama  Syamto memasuki pensiun per 1 April lalu.

Kepala BKD dan Diklat Jombang Senen menerangkan, sejak 1 April lalu Jufri resmi menjabat Plt kadis itu. “Jadi sudah ada Plt-nya sekarang Pak Jufri. Tidak ada batas waktu menjabat sampai kapan,” kata Senen dikonfirmasi kemarin (3/4).

Dipilihnya Jufri mengisi sementara kadis itu kata Senen, lantaran beberapa pertimbangan. Di antaranya karena pada OPD itu juga satu kendali pada Asisten II. “Untuk Plt itu memang bisa dijabat oleh pejabat setingkat di bawah eselon IIB atau setara. Itu bisa-bisa saja, karena faktor kendali perizinan ada di Asisten II, sehingga Pak Jufri yang dipilih. Untuk pertimbangan lain itu pasti ada dari PPK (pejabat pembina kepegawaian, Red),” imbuh dia.

Senen sementara belum mengetahui sejauh mana jabatan itu ke depan setelah Plt. Termasuk pada Mei dan Agustus nanti masih ada pejabat eselon IIb yang pensiun. Untuk pengisian jabatan itu nantinya menjadi keputusan Bupati Jombang. “Pengisian dibarengkan atau bagaimana nanti keputusan PPK. Terkait masalah pengisian nanti lelang terbuka atau mutasi keputusan Bu Bupati,” ungkap Senen. 

Dikatakan, meski Mei dan Agustus terdapat pejabat yang pensiun, untuk sekarang ini belum ada proses atau perencanaan siapa yang akan menjabat posisi itu. “Karena kan Plt, sekarang ya belum ada. Proses penunjukan Plt pun tidak butuh waktu yang lama. Artinya ketika ada lowongan eselon IIb itu saja yang butuh waktu, bisa mutasi atau assessment,” pungkas Senen. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia