Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Papan Larangan Galian Hilang, DLH Jombang Mengaku Tak Melepas

04 April 2019, 14: 40: 23 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Aktivitas galian di Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

Aktivitas galian di Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. (Azmy Endiyana/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang mengaku tidak pernah melepas tanda larangan dan memberikan rekom   izin galian di Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro. Pihaknya bakal menerjunkan tim untuk memastikan galian tersebut kembali beroperasi.

”Kami belum mendapat laporan, untuk itu kami akan menerjunkan tim ke lokasi,” ujar Amin Kurniawan, Kasi Konservasi DLH Kabupaten Jombang kemarin. Ia juga menambahkan, galian tersebut memang sudah diberi tanda larangan untuk tidak beraktifitas. Karena memang lokasi galian tersebut  belum mempunyai izin.

Ia juga menambahkan, pihaknya juga tidak pernah melepas tanda larangan tersebut sebelum izin galian itu keluar. ”Untuk izin galian di lokasi tersebut memang belum ada yang masuk, jadi memang kami belum pernah melepas tanda larangan,” imbuhnya.

Akan tetapi yang menjadi kendala saat ini memang, galian tersebut letaknya berdekatan dengan lokasi yang mempunyai izin. Untuk itu, pihaknya juga akan mengirimkan surat ke pihak Dinas ESDM Pemprov Jatim untuk lebih memastikan. 

”Jadi kami juga akan berkoordinasi dengan ESDM,” ungkapnya. Lanjutnya lagi, pihak DLH juga pernah mengirimkan surat ke pihak berwajib saat alat berat di lokasi. Diakuinya, pihaknya juga sudah memberikan peringatan secara persuasif kepada penambang untuk menghentikan kegiatan. ”Kami juga akan kembali mengirimkan surat kepada Polres agar ada penindakan. Karena kami juga tidak mempunyai kewenangan untuk melakukan penindakan,” pungkasnya. (*)

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia