Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Dinas PUPR Jombang Sebut Sudah Surati BBPJN Terkait Kerusakan Jalan

04 April 2019, 14: 32: 55 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kondisi jalan nasional di ruas Basuki Rahmad banyak ditemukan lubang besar.

Kondisi jalan nasional di ruas Basuki Rahmad banyak ditemukan lubang besar. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Semakin rusaknya ruas jalan nasional di Jombang diakui Dinas PUPR Kabupaten Jombang. Pemkab Jombang sudah kirim surat dan menyampaikan ke BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional), agar kerusakan jalan nasional  di wilayah Jombang  segera ditangani. 

Setiawan Afandi, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Jombang menyampaikan, informasi terakhir yang diterima pihaknya untuk penanganan kerusakan dilakukan satu paket sepanjang 110 kilometer. “Jadi kita sudah menyampaikan dan surati ke balai besar (BBPJN, Red). Tiga minggu yang lalu juga sudah kita sampaikan ke PPK yang baru Pak Sri, penanganan jadi satu paket long season,” kata Setiawan dikonfirmasi kemarin (3/4).

Jalan sepanjang 110 kilometer itu tidak hanya di wilayah Jombang. Di lokasi lainnya juga dilakukan penanganan. Meski tak disebutkan seperti apa penanganan sepanjang 110 kilometer itu, informasi yang dia terima pekerjaan mulai dilakukan. “Ini tadi saya baru saja lewat Mojokerto, sekarang mulai dikerjakan dari arah Mojoagung arah ke barat,” imbuh dia. 

Selain itu menurut Setiawan, di Jalan Gatot Subroto misalnya, peralatan untuk pekerjaan di ruas itu sudah berada di lokasi. Sayang, dia belum bisa memastikan apakah penanganan untuk sekarang ini sudah dimulai. “Informasi dari teman-teman balai yang di Jalan Gatot Subroto kemarin sudah ada cold milling (alat berat pengupas aspal, Red), sementara kita belum ngecek ke sana sudah mulai dikerjakan atau belum,” sambung Setiawan.

Menurtu dia, untuk penanganan kerusakan itu dilakukan hanya di titik kerusakan yang dinilai perlu segera ditangani. Penanganan harus dilakukan secepatnya. “Jadi diidentifikasi kerusakan yang butuh penanganan yang cepat atau penting, mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Intinya mana lokasi yang ditambal itu,” beber dia. 

Karena masih belum menerima informasi lebih lanjut penanganan itu, Setiawan menjanjikan akan segera melakukan koordinasi kembali ke BBPJN. Terlebih kali terakhir informasi yang dia terima sekitar tiga minggu yang lalu. “Memang tadi (kemarin, Red) lewat Mojokerto sudah ada di Mojoagung. Akan tetapi nanti akan kita kontak lagi ke PPK atau ke balai besar,” tutur dia. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia