Senin, 26 Aug 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Material Travo Diganti, Listrik di Jombang Mati Lagi Sampai 18 Jam

04 April 2019, 14: 24: 07 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Gardu induk PLN di wilayah Kabupaten Jombang.

Gardu induk PLN di wilayah Kabupaten Jombang. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Dalam dua hari terakhir aliran listrik di wilayah Jombang dan sekitarnya tak normal. Buktinya kemarin (3/4), aliran listrik kembali mati hingga 18 jam. Salah satunya terjadi di Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto.

Anwar salah seorang warga menerangkan, matinya aliran listrik terjadi sejak Rabu dini hari. “Sekitar pukul 01.00 itu sudah mati listriknya,” kata dia. Meski sudah mengetahui listrik di wilayahnya ada pemadaman, dia tak menyangka waktu pemadaman bisa sangat lama. Dan baru sekitar pukul 18.00 listrik kembali hidup. 

“Memang kemarin ada pemberitahuan lewat grup di WhatsApp banyak, cuma saya sendiri tidak sampai mengira selama ini,” imbuh dia. Selama seharian kemarin, aktivitasnya beserta warga lain tidak seperti hari-hari sebelumnya. Praktis tidak banyak yang bisa dilakukan karena sebagian besar menggunakan energi listrik. 

Sementara itu, Manager PLN ULP Jombang, Yanuar Yahya Habibi mengakui bila aliran listrik untuk Jombang dan sekitarnya memang kemarin belum normal. Ini setelah ada proses perbaikan material travo di Gardu Induk Jombang. “Karena ini tadi (kemarin, Red) ada penggantian peralatan pendukung pada travo. Baru sore sekitar pukul 16.00 lebih listrik kembali normal,” katanya. 

Kerusakan pada material travo itu menurut dia merupakan alat yang sangat penting. Jika tak segera diganti, kerusakan akan merembet ke material lain. “Begini, material yang kemarin rusak itu peralatan pendukung. Tapi ini sangat vital, kalau tidak segera diganti bisa merembet ke semua. Makanya kemarin kita minta segera diganti, biar kerusakan tidak lebih vatal lagi,” imbuh dia.

Lantaran dilakukan penggantian itulah, pemadaman terpaksa kembali dilakukan. Meski begitu, pemadaman tidak secara total di wilayah Jombang kota dan sekitarnya. “Jadi hari ini tidak sampai black out (padam total, Red). Hanya sebagian saja,” pungkas Yanuar. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia