Senin, 26 Aug 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Pelunasan Capai 90 Persen, CJH Jombang Segera Ikuti Rekam Biometrik

03 April 2019, 19: 58: 32 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Calon jamaah haji yang sedang melakukan pembayaran BPIH di bank.

Calon jamaah haji yang sedang melakukan pembayaran BPIH di bank. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Pelunasan biaya penyelanggaraan ibadah haji tahap pertama sudah mencapai 90 persen dari total 964 calon jamaah haji (CJH) yang wajib melunasi. Setelah selesai melakukan pelunasan BPIH,  para jamaah akan mengikuti rekam biometrik di Surabaya sebagai salah satu syarat penerbitan visa. 

Ini disampaikan Salim Basawad, Kasi Haji Kemenag Jombang, kemarin (2/4). Dijelaskan, sejak tahap pertama pelunasan BPIH, hingga hari ini sudah hampir 90 persen pelunasan. ”Sisanya kita tunggu hingga hingga 15 April nanti,” ujar dia. 

Sedangkan beberapa CJH yang belum melakukan pelunasan dikarenakan paspornya baru selesai. ”Karena memang baru tadi ada sekitar 100-an paspor yang selesai. Sehingga mereka bisa melakukan pelunasan,” tambahnya. 

Tahap selanjutnya usai pelunasan, lanjut dia, adalah persiapan rekam biometrik yang wajib diikuti seluruh CJH usai melakukan pelunasan. Para CJH yang sudah melunasi BPIH akan mengikuti serangkaian proses perekaman biometrik ke Surabaya. ”Jadi nanti petugas akan melakukan perekaman mulai dari sidik jari, iris mata dan lain sebagainya sebagai pemenuhan syarat untuk penerbitan visa,” tandasnya.

Sementara ini, perekaman biometrik di wilayah Jatim baru bisa dilakukan di tiga tempat diantaranya, Surabaya, Malang dan Banyuwangi. ”Di Jombang belum ada. Jadi ada di tiga wilayah itu,” beber dia. 

Untuk akomodasi perjalanan ke Surabaya, akan ditanggung masing-masing jamaah. Kemenag sendiri belum bisa menyediakan akomodasi perjalanan. ”Untuk biometrik nanti ditanggung jamaah sendiri,” beber dia. 

Bagaimana dengan pemberian vaksin maningitis untuk jamaah? Salim menyebut, untuk pemberian vaksin juga akan segera dilakukan. Sebab, ada tiga persyaratan agar visa bisa diterbitkan. Pertama, vaksin maningitis, biometrik dan juga pelunasan BPIH. ”Itu semua harus tuntas agar bisa mendapat visa,” pungkasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, ada 964 CJH yang melakukan pelunasan di bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaran Ibadan Haji (BPS-BPIH). Untuk tahap pertama, pelunasan dapat dimulai (19 Maret – 15 April). Sedangkan, tahap kedua dimulai (30 April – 10 Mei). (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia