Rabu, 21 Aug 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Ironis, Empat Pelajar SMP di Jombang Tergabung dalam Sindikat Curanmor

02 April 2019, 10: 42: 02 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Empat pelaku curanmor yang diamankan ke Mapolres Jombang.

Empat pelaku curanmor yang diamankan ke Mapolres Jombang. (M.Nasikhuddin/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Empat pelajar tingkat SMP di Jombang diamankan polisi. Aksi mereka mencuri motor berhasil dibongkar petugas. Dari penangkapan sindikat ini, polisi menyita barang bukti enam unit motor berbagai merek.

Keempatnya MN, 16, ABH, 15, dan PRA, 16, asal  Kecamatan Perak. Satu pelaku lainnya, ISA, 15, asal  Kecamatan Bandarkedungmulyo. “Terhadap keempat pelaku kita amankan secara berantai. Masih kita dalami pemeriksaan,” terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu (1/4) kemarin.

Penangkapan anggota sindikat pencurian motor bermula kejadian pencurian di wilayah Dusun Gedangkeret, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang Minggu (24/3) lalu.

Saat itu Sumiyah, 50, korban, warga Dusun Sumberwinong, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang tengah menonton hiburan kesenian bantengan. Seperti kebanyakan pengunjung lainnya, korban memarkir sepeda motornya tak jauh dari lokasi hiburan.

Menjelang magrib, korban bermaksud pulang ke rumah. Seketika korban kaget melihat sepeda motor Honda C70 miliknya raib. Korban pun berusaha mencari tidak ketemu, justru korban berpapasan dengan salah satu penonton yang mengaku juga kehilangan motor Honda C70. “Jadi bersamaan waktu itu, dua motor hilang,” bebernya.

Korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Setelah mendengar keterangan korban, sejumlah petugas bergerak ke lokasi melakukan olah TKP. “Kita gali saksi di TKP juga,” bebernya.

Upaya penelusuran petugas membuahkan hasil. Sejumlah warga sempat memergoki kawanan remaja mengendarai motor identik dengan motor korban. “Dari situ kita kembangkan dan mengarah ke komplotan MN,” bebernya.

Tak ingin gegabah, petugas terus mempelajari gerak-gerik buruannya hingga berhasil menyergap. “Pertama kita tangkap MN, terus mengembang ke pelaku ISA, PRA, kebetulan mereka bertetangga. Satu pelaku lainnya ABH kita amankan di rumahnya di wilayah Bandarkedungmulyo,” imbuhnya.

Dari hasil penggeledahan, polisi berhasil mengamankan sebanyak enam unit motor. “Tiga motor Honda C70, satu motor Yamaha Vega dan dua motor Honda C70 dalam kondisi protolan. Beberapa onderdil motor sudah dijual, hasilnya dibuat makan-makan,” bebernya. 

Dalam menjalankan aksinya, kawanan pencurian motor ini cukup licin. ”Mereka berbagi peran, ada yang perannya sebagai joki, ada yang sebagai eksekutor. Sasaran mereka, motor-motor protolan yang tidak dikunci setir di tempat-tempat hiburan,” bebernya.

Rupanya kawanan ini sudah cukup lama beroperasi. “Dari pengakuan mereka, sudah sekitar delapan kali beroperasi. Sasarannya motor di lokasi hiburan,” tegasnya. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 363 KUHP. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia