Kamis, 19 Sep 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Tower PT Centratama Menara Indonesia Tak Terdata di Dinas Kominfo

26 Maret 2019, 18: 54: 15 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Tower di Desa Tugusumberejo, Kecamatan Peterongan.

Tower di Desa Tugusumberejo, Kecamatan Peterongan. (Nasikhuddin/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Data di Dinas Kominfo Kabupaten Jombang, sampai akhir 2018, jumlah tower yang terdata sebanyak 242 tower. Sebanyak 37 tower berdiri di kecamatan Jombang, sisanya sebanyak 205 tower tersebar di 20 kecamatan di Jombang. Dari data tersebut, tidak ada satupun milik PT Centratama Menara Indonesia.

”Kalau data di saya, tidak ada PT Centratama Menara Indonesia, dari jumlah 242 tower, tidak ada satu pun dari PT tersebut,” terang Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jombang Budi Winarno, beberapa waktu lalu.

Disinggung jumlah tower yang berdiri di 2019, Budi mengaku sampai sekarang belum mengantongi data tersebut. ”Kalau terkait itu, di perizinan (Dinas  Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Red) yang tahu,” imbuhnya.

Ditambahkan Budi, terkait dengan penarikan retribusi pengendalian menara, pihaknya bekerja mengacu dari Dinas Dinas  Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). ”Jadi setelah DPMPTSP menerbitkan izin, datanya dikirimkan ke Kominfo. Itu dasar kita menarik objek retribusi,” imbuhnya.

Tugas itupun, lanjut Budi baru emban Dinas Kominfo setelah ada perombakan struktur OPD. ”Kalau sebelumnya, tugas pengendalian menara di perizinan,” urainya. 

Seperti tower milik PT Centratama Menara Indonesia yang berdiri di Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro termasuk disebutkan juga ada di wilayah Diwek dan lokasi lain, pihaknya mengaku tak tahu menahu. ”Kami tidak tahu mas, data kami acuannya dari perizinan,” singkatnya.

Sementara itu, Anang perwakilan PT Centratama Menara Indonesia belum bisa menjelaskan seperti apa perjalanan tower yang dibangun di Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro. “Jadi itu biar teman-teman saja, sampai sekarang saya belum dapat laporan dari anak-anak di lapangan,” kata Anang dikonfirmasi melalui sambungan selulernya (24/3).

Kendati begitu Anang menyebut, proses dan tahapan administrasi sudah dilalui. “Infomasi terakhir kemarin sudah. Cuma saya ini belum dapat konfirmasi lagi. Soalnya ini baru pulang dari Jakarna, mungkin baru besok dilaporkan ke saya,” imbuh dia. 

Lantas apakah pembangunan tower yang dilakukan pihaknya di Jombang hanya di wilayah Ngoro? Dia tak berani menjawab pasti. “Kalau itu kurang tahu, karena beda divisi,” sambung Anang. 

Termasuk menara selular di Desa Grogol, Kecamatan Diwek yang saat ini masih dibangun, Anang kembali tak berani menjelaskan dengan gamblang. “Wah itu kurang tahu, soalnya belum dapat laporan. Nanti saja ya, sekarang saya belum tahu soalnya,” pungkas Anang singkat. 

Hanya saja, informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jombang, PT Centratama Menara Indonesia membangun lima tower seluler. Tersebar di beberapa kecamatan. (*)

(jo/naz/fid/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia