Selasa, 17 Sep 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Listrik Padam, UNBK Hari Pertama di Kabupaten Jombang Sempat Terganggu

26 Maret 2019, 10: 55: 04 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Siswa SMK Dwija Bhakti mengerjakan soal UNBK dengan penuh konsentrasi kemarin.

Siswa SMK Dwija Bhakti mengerjakan soal UNBK dengan penuh konsentrasi kemarin. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Sebanyak 9.478 siswa SMK  negeri/swasta di Kabupaten Jombang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) selama empat hari, Senin-Kamis (25-28/3). Bupati  Mundjidah Wahab  dan Wabup Sumrambah memantau pelaksanaan UNBK usai apel pagi kemarin. Dia ingin memastikan pelaksanaan UNBK berjalan lancar. 

Pantauan di lokasi, bupati mendatangi SMKN 3 Jombang.  Bupati sempat masuk ke beberapa kelas, termasuk menanyakan kendala yang dihadapi.

Bupati juga memantau dua sekolah lain diantaranya SMKN 1 Jombang dan SMK Dwija Bhakti. Dari ketiga sekolah yang dipantau secara keseluruhan pelaksanaan UNBK berjalan lancar. 

“Kita memantau baik di sekolah negeri dan swasta. Pelaksanan hari ini cukup baik. Tadi di SMK Negeri 3 ada 500-an peserta dan dapat hadir semua. Sedangkan di sini (SMK Dwija Bhakti) ada 490-an peserta. Mereka nanti akan terbagi dalam tiga sesi,” ujar dia.

Bupati berharap, siswa dapat mengerjakan ujian dengan baik tanpa ada kendala. ”Harapan kita anak-anak dapat lulus 100 persen. Dapat mengerjakan soal dengan baik sehingga ilmu mereka nanti bermanfaat,” pungkasnya. 

Informasi yang dihimpun, telah terjadi pemadaman listrik di wilayah Kecamatan Diwek dan Jogoroto saat pelaksanaan UNBK berlangsung. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kepala UPTD SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten Jombang Fatkurrohman tak menampik.

Dia mengatakan memang ada laporan pemadaman listrik di sejumlah wilayah. ”Terkendala beberapa menit saja karena langsung diatasi dengan genset. Kemarin saat persiapan juga telah diatasi. Jadi secara umum berjalan tanpa hambatan,” ungkap dia.

Sehingga kata Fatkurrohman hal tersebut tidak mengganggu pelaksanaan UNBK. ”Alhamdulilah secara keseluruhan dapat diatasi. Karena jauh-jauh hari lembaga sekolah tempat pelaksanaan UNBK telah menyiapkan genset,” tegasnya lagi. 

Dia memerinci, UNBK di Jomnbang diikuti 9.478 siswa. Dengan rincian, 2.687 siswa sekolah negeri dan 6.791 siswa sekolah swasta. ”Untuk hari pertama siswa mengerjakan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Hari kedua Selasa (26/3)  Matematika. Sedangkan  Rabu (27/3)  Bahasa Inggris. Dan hari terakhir Kamis (28/3) mata pelajaran yang diujikan adalah teori kejuruan,” papar Fatkurrohman. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia