Selasa, 24 Sep 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

40 Persen dari 964 CJH di Kabupaten Jombang Sudah Lunasi BPIH

26 Maret 2019, 10: 49: 44 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

CJH asal Kecamatan Wonosalam ini melakukan pelunasan di Bank Jatim kemarin.

CJH asal Kecamatan Wonosalam ini melakukan pelunasan di Bank Jatim kemarin. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji tahap pertama masih berlangsung hingga kemarin (25/3). Informasi yang diterima, dari total 964 CJH yang berhak melakukan pelunasan tahap pertama sudah mencapai 40 persen. 

Seperti terpantau di Bank Jatim Cabang Jombang kemarin pagi, tampak sejumlah CJH mengantre untuk melakukan pelunasan. Secara umum, satu CJH melakukan pelunasan mulai dari 15-20 menit. Mereka menyerahkan beberapa berkash persyaratan haji termasuk berkas setoran awal. ”Saya daftar pada 2010 lalu. Alhamdulilah, tahun ini berangkat,” ungkap Bajuri Malip Ragil, 71, salah satu CJH asal Kecamatan Wonosalam.

Dalam pelunasan itu, dia membayar kekurangan ongkos haji sebanyak Rp 36,6 juta. Dia membayar sebanyak 73,2 juta karena akan berangkat bersama instrinya, Siti Rohmah 55. ”Pada awal dulu saya setor Rp 25 juta,” papar dia. 

Sebelum melakukan pelunasan kemarin, Bajuri mengaku sudah mengikuti serangkaian tes kesehatan yang diadakan Kemenag dengan Dinas Kesehatan. Mulai dari tes jantung, lari, senam hingga cek kesehatan. ”Alhamdulilah kemarin sudah semua. Tinggal pemberian vaksin maningitis yang belum, informasinya masih menunggu dari dinas kesehatan,” pungkasnya. 

Dihubungi terpisah, Salim Basawad, Kasi Haji Kemenag Jombang mengatakan, dari total CJH berhak lunas sebanyak 964 sudah sekitar 219 alias sekitar 40 persen. ”Sedangkan yang belum melakukan pelunasan sebanyak 745 CJH,” ujar dia.

964 CJH bisa melakukan pelunasan di Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaran Ibadan Haji (BPS-BPIH). Untuk tahap pertama, pelunasan dapat dimulai 19 Maret-15 April. Sedangkan, tahap kedua dimulai 30 April-10 Mei. ”Untuk tahap pertama masih berlangsung hingga 15 April nanti,” pungkasnya. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia